Yusuf menyerahkan senpi rakitan milikya kepada Dan SSK I Kapten Inf Sumardi disaksikan oleh Serda Hendry, Selasa (2/5).
Nunukan, Metropol – Dansatgas Pamtas Yonif 611/Awl RI-Malaysia Letkol Sigid Hengki Purwanto, S. Sos mengatakan, warga Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara kembali menyerahkan senjata api jenis penabur kepada pihaknya, Selasa (2/5).
“Pak Yusuf warga Desa Aji Kuning Kecamatan Sebatik Tengah menyerahkan kepada kami secara sukarela sepucuk senpi jenis Penabur,” kata Dansatgas kepada Metropol melalui sambungan selulernya.
Kata dia, penyerahan senpi secara sukarela oleh warga Pulau Sebatik tersebut merupakan kali kedua sejak pihaknya mendapatkan tugas pengamanan perbatasan di wilayah Kabupaten Nunukan.
“Yang pertama itu, warga dari Liang Bunyu di Sebatik Barat pada 25 April lalu,” terang Sigid.
Sigid yang juga Danyonif 611/Awl menuturkan, kronologis penyerahan senpi secara sukarela tersebut berawal saat Yusuf menyambangi Pos Pamtas di Desa Aji Kuning untuk menyampaikan ke personel Satgas jika anaknya menderita sakit, Selasa pagi (2/5).
Mendengar keluhan warga tersebut, pihaknya melalui Bintara Kesehatan (Bakes) Batalyon dengan sigap melakukan upaya pengobatan kepada anak Yusuf di rumahnya pada hari itu juga.
“Saat itu anggota kesehatan kami melakukan pemeriksaan dan pengobatan terhadap anak dari pak Yusuf,” katanya lagi.
Lanjut Sigid setelah memastikan bahwa kondisi anak Yusuf baik-baik saja, personel Satgas dan Keluarga Yusuf berbagi cerita dan pengalaman.
“Nah pada saat itu Pak Yusuf bercerita jika dia memiliki senpi warisan dari orang tuanya,” imbuh Sigid.
Sigid menambahkan, Yusuf mengaku sebelumnya dia tidak ingin menyerahkan senpi tersebut karena takut dapat berdampak hukum pada dirinya.
Namun, setelah pihaknya memberikan penjelasan dan pengertian akhirnya Yusuf dengan sukarela menyerahkan senjata tersebut.
“Senjata api itu digunakan oleh orang tuanya untuk mengusir hama babi,” terangnya.
Orang nomor satu di Jajaran Yonif 611/Awl itu juga menegaskan, saat ini senjata api rakitan tersebut telah diamankan di gudang senjata pos Aji Kuning.
(Guntur DJ)
