PDK 1

Wakatobi Metropo – Untuk mencegah terjadinya kebocoran soal dan kesalahan dalam pengisian biodata dalam Ujian Nasional (UN) Wakil Bupati Wakatobi Arhawi Ruda, SE. Senin (13/4) melakukan pemantauan langsung di beberapa SMA di Wangi-wangi.‬ Wakil Bupati Wakatobi, Arhawi Ruda saat diwawancarai di SMAN 2 Wangi-wangi mengatakan, bukan hanya dari Pemerintah Daerah (Pemda) Wakatobi yang melakukan pengawasan namun pengawasan ini juga dilakukan oleh dosen dari Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dan dari Dinas Pendidikan Provinsi.‬ Hal ini dimaksudkan agar anak-anak yang mengikuti UN bisa mengisi biodatanya dengan benar karena pengisian biodata mempengaruhi kelulusan yang bersangkutan.

“Walaupun mereka mengisi soal semua benar, namun dalam pengisian biodatanya salah maka bisa saja anak ini nilainya akan eror” ujar Arhawi.

Dikatakannya pula dengan adanya pengawasan dari para dosen UHO dan beberapa istansi terkait maka diharapkan tingkat eror dalam pengisian biodata bisa berkurang bahkan tidak ada lagi.

Senada dengan hal itu Kadis Pendidikan Kabupaten Wakatobi, La Ode Puasa, SIP, M.SI mengatakan pemerintah mengharapkan UN tahun ini bisa di laksanakan dengan sejujur-jujurnya karena kelulusan sudah diserahkan kepihak sekolah masing-masing.‬

“Ujian UN hanya berfungsi sebagai, pemetaan mutu pendidikan di tingkat sekolah, tingkat Kabupaten bahkan di tingkat Provinsi. Serta sebagai bahan perbaikan dari sisi kebijakan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.”kata Puasa‬.

Jumlah sekolah yang mengikuti UN di SMA berjumlah 17 sekolah, SMK berjumlah 4 sekolah dan Madrasah Aliyah berjumlah 6 sekolah. serta jumlah siswa yang mengikuti UN berjumlah 1808. (Amran)‬

KOMENTAR
Share berita ini :