IMG-20221225-WA0014

Penulis : Kontributor Humas Polres TTS | Editor : Febry Ferdyan

NTT, newsmetropol.id – Pertama dan utama di Indonesia dimana Kapolres AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, SIK., yang berlatar belakang keyakinan Hindu secara khusus mengizinkan sekaligus meminta Pendeta memimpin ibadah malam Natal bersama para tahanan di sel tahanan Mapolres Timor Tengah Selatan, Sabtu (24/12/2022) malm tadii sekira pukul 20:00 wita hingga pukul 21:00 wita waktu setempat.

Kapolres Timor Tengah Selatan usai ibadah malam Natal diruang kerjanya mengatakan, bahwa dirinya merasa sangat prihatin betapa kemurahan Tuhan yang diberikan kepada kita yang tidak bercela.

“”Bagaimana mungkin betapa keji dan hina mereka yang ada di dalam sel dimata kita sebagai manusia biasa, mereka tak berarti, tetapi baginya dimata Tuhan semua umat manusia sama menurut ajaran agamannya,” ujar Kapolres.

BACA JUGA : Kapolres TTS dan Forkopimda Musnahkan Barang Bukti 593 Liter Miras dan Makanan Kadaluarsa

BACA JUGA : Kawal Dana Desa, Kejati NTT Sosialisasi Jaksa Jaga Desa di TTS

Itu sebabnya begitu dirinya merasa iba dan prihatin sehingga langsung memerintah Kabag Ren Kompol Luky O. Sely, SH., Kabag Sumda Lerfrits D. Mada, SH., dan anggota langsung menghubungi Pendeta Maruli Simanjuntak, STh., untuk melayani para tahanan sebanyak 11 orang yang rata-rata semuanya beragama nasrani.

Baca Juga:  Perkuat Profesionalisme Personel, Kabag Ops Satbrimob Polda Sulsel Buka Pelatihan Manajemen Staf

“Tujuannya agar mereka tidak merasa terhina, stres, depresi karena persoalan dan beban berat yang mereka hadapi tetapi mereka bisa mendapat kelegaan dari Tuhan karena Siraman Rohani dari Pendeta,” katanya.

Lebih jauh Kapolres Gusti menjelaskan, bahwa siapapun dia dalam suasana hari raya natal seperti ini ataupun hari raya agama lain lebaran, nyepi dan lain sebagainya tentunya masing-masing merindukan hidup bersama keluarga dan orang-orang terkasih, tetapi karena atas ajakan iblis terpaksa harus hidup mendekam didalam tahanan.

“Situasi tersebut terasa sulit karena itu kita merasa prihatin dan iba sehingga meminta Pendeta untuk datang memimpin ibadah di dalam sel guna memberikan penguatan bagi mereka yang ada di dalam sel sehingga mereka juga dapat merasakan suasana seperti kita diluar sel tahanan,” tutupnya

Sementara itu, Pendeta Maruli Simanjuntak kepada wartawan usai memimpin ibadah natal di dalam sel mengatakan, bahwa dirinya sangat terharu hingga meneteskan airmata karena tidak semua orang merasakan suasana hidup di dalam sel, situasi tertutup dan hanya venti lasi udara yang masuk.

Baca Juga:  Kapolsek Cibeber Gelar Acara Do’a Bersama dan Bangun Sinergitas

Lanjutnya, dapat dibayangkan jika kita ada di pihak mereka sudah pasti merasa putus asa dan lain sebagainya, namun yakin dengan sejumlah siraman rohani melalui firman Allah mereka pasti merasa kuat dan terimakasih kepada Kapolres AKBP I Gusti Putu Suka Arsa yang sangat baik memberikan kesempatan dan meminta kami memimpin ibadah bersama saudara-saudara kita yang ada di dalam sel ini.

“Kami doakan berkat Allah Yakub, Abraham, Isak melimpah dan memenuhi kehdupan bapak Kapolres,” ujarnya.

Pendeta Maruli didampingi Penatua Reny Naat ASN Polres TTS., mewakili Kapolres Kabag Ren Kompol Luky O. Sely, SH., Kabag Sumda AKP Lerfryets D. Mada, SH., Kasat Tathi Iptu Ngakan Budiarta serta anggota Bripka Neldy Mbate serta anggota lainnya.

Tampak suasana di dalam sel begitu haru dari awal ibadah hingga akhir, semua tahanan merasa sedih menangis penyesalan hingga membuat semua pengunjung dan para Kabag, dan Kasat turut merasakan kesedihan tersebut.

KOMENTAR
Share berita ini :