Seni Budaya Blitar

Kepala Bakesbangpol, Hakim Sisworo, SH. MSi., bersama FPK Kota Blitar saat acara seni budaya, Sabtu (26/10).

Blitar, NewsMetropol – Ada sajian istimewa pada tahun ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 91 yang dilaksanakan oleh Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kota Blitar yang bekerja sama dengan UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno dan Sanggar Budaya Patria Loka.

Acara tersebut dalam rangkaian kegiatan Bulan Literasi Kebangsaan dan Kepemudaan yakni menggelar Parade Tari Nusantara yang disajikan sangat fantastis yaitu penampilanTari Nusantara dari Sabang sampai Merauke, Sabtu ( 26/10 ).

Kegiatan disaksikan oleh ratusan warga masyarakat dan penikmat seni budaya di Kota maupun Kabupaten Blitar bahkan dari luar daerah tumplek blek di Amphi Teater Perpustakaan Proklamator Bung Karno.

Acara yang dikemas dengan apik mampu memberikan hiburan yang patut diacungi jempol karena menyajikan berbagai tarian dari seluruh Nusantara dengan tata panggung yang spektakuler dan mempunyai makna yang istimewa, seperti yang disampaikan dalam sambutan pembukaan oleh Plt. Walikota Blitar yang diwakili oleh Kepala Bakesbangpol, Hakim Sisworo, SH. MSi., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Parade Tari Nusantara kali ini memiliki makna yang istimewa karena diselenggarakan ketika berada dalam bulan Oktober tepatnya dua hari menyongsong peringatan Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2019.

“Untuk itulah pada parade ini kita harapkan dapat memeriahkan peringatan Sumpah Pemuda sekaligus wahana berkarya bagi seniman utamanya bagi pemuda yang ada di Kota Blitar, dimana pada momen yang diharapkan dapat membangkitkan semangat dan motivasi bagi henerasi muda sebagai generasi penerus perjuangan dan pembangunan bangsa,” jelasnya.

Hakim mengatakan, berharap pada momen ini dapat menggugah motivasi semua pihak dalam menggelorakan semangat cinta persatuan dan kesatuan Indonesia dalam kebhinekaan; terlebih untuk pemilihan lokasi Parade Tari Nusantara ini sungguh tepat yaitu di dekat Makam Bung Karno.

Menurut Hakim, bahwa kegiatan gelar Parade Tari Nusantara ini merupakan implementasi Permendagri Nomor 34 Tahun 2006, dimana untuk menjaga dan memelihara keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa diperlukan adanya komitmen seluruh bangsa dan upaya-upaya.

“Hal ini guna meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa dan terkait dengan otonomi daerah diperlukan pemahaman kewajiban melestarikan nilai sosial budaya, mengembangkan kehidupan demokrasi, melindungi masyarakat,menjaga persatuan, kesatuan dan kerukunan Nasional serta keutuhan NKRI,” kata Kepala Bakesbangpol Kota Blitar.

(IP)

KOMENTAR
Share berita ini :