Lebak, Metropol – Dalam rangka melaksanakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba (P4GN). Gugus 1 Cikotok melakukan sosialisasi giat stop narkoba dengan tema “Cegah Narkoba Sejak Dini”. Acara digelar di SD Negeri 3 Cikotok yang dihadiri perwakilan siswa dan siswi dari 7 Sekolah Dasar (SD) yang berada di Kecamatan Cibeber.
Seperti yang ditegaskan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Budi Waseso, bahwa peredaran narkoba sudah menyerang anak TK (Taman Kanak-kanak) dan SD (Sekolah Dasar). Menurutnya, para mafia narkoba sudah menyasar kepada anak TK dan SD, dengan tujuan untuk menghancurkan negara dan sebuah generasi. Kemudian adanya upaya regenerasi pangsa pasar berikutnya dengan dana yang berasal dari mafia narkoba, sehingga ditargetkan anak-anak sebagai pasar baru. Berdasarkan data BNN bahwa faktanya saat ini, sudah terdapat 4 kasus yang terjadi terhadap pelajar TK dan SD yang diracuni narkoba melalui makanan dan minuman yang dikonsumsinya.
Menurut salah satu anggota BNNP Banten saat ditemui Metropol dikantornya beberapa waktu lalu terkait pemberitahuan kegiatan tersebut. Bahwa adanya sosialisasi giat stop narkoba yang akan dilaksanakan di tingkat anak SD adalah suatu inisiatif gerakan yang perlu diapresiasi oleh seluruh pihak. Karena dengan adanya kegiatan tersebut akan membangunkan kesadaran semua pihak terhadap bahaya narkoba yang mengancam dilingkungan sekitar.
Ketua Gugus 1 Cikotok sekaligus Kepala SD Negeri 3 Cikotok, Yeti Hermanawati, S.Pd.SD mengatakan, “mudah-mudahan dengan terselenggaranya sosialisasi giat bahaya narkoba, membuat anak dan kita semua untuk lebih berhati-hati lagi,” katanya usai acara, Sabtu (20/02).
Sosialisasi narkoba tahap awal yang di sponsori PT IMM tersebut, baru diikuti 1 Gugus yaitu Gugus 1 Cikotok yang terdiri dari perwakilan 7 Sekolah Dasar (SD). Diantaranya SDN 1 Cikotok, SDN 2 Cikotok, SDN 3 Cikotok, SDN 1 Ciherang, SDN 2 Ciherang, SDN 1 Cibeber, SDN 2 Cibeber, sedangkangkan SDN 3 Cibeber yang berlokasi di kampung Cikoneng, tidak bisa menghadiri dikarenakan lokasinya yang cukup jauh.
Dipenghujung acara, para Kepala Sekolah maupun perwakilannya serta anak-anak yang aktif dalam acara tersebut melakukan demontrasi dengan menandatangani pada lembaran kain yang bertuliskan “Stop Narkoba” lalu diakhiri dengan foto bersama dan mengucapkan “Anak Indonesia Tidak Pakai Narkoba” secara serentak.
(Dicky Abiasa)
