Tim Pengabdian Masyarakat Subkorwil-4/Mindiptana ketika melaksanakan program mengajar di SD Inpres 1 Mindiptana, Kamis (14/9).
Mindiptana, Metropol – Koordinator Ekspedisi NKRI Koridor Papua Bagian Selatan Kolonel Inf Dwi Anggono mengatakan, menanamkan moral pada anak sejak usia dini sangat diperlukan.
Kata dia, mengembangkan sikap dan perilaku yang didasari oleh nilai-nilai Pancasila agar anakĀ mempunyai akhlak mulia serta moral sesuai harapan bangsa.
“Anak anak membutuhkan bimbingan dari orang lain, terutama orangtua untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila,” ujar Kolonel Inf Dwi Anggono kepada Tim Pengabdian Masyarakat Subkorwil-4/Mindiptana ketika melaksanakan program mengajar di SD Inpres 1 Mindiptana, Kamis (14/9)
Lanjutnya, kegiatan belajar dilakukan Tim Pengabdian Masyarakat Subkorwil-4/Mindiptana melalui lagu lagu Nasional serta permainan yang menyenangkan bagi anak sehingga penanaman nilai nilai Pancasila tertanam lebih mendalam dalam jiwanya.
Selain itubkata dia, kegiatan mengajar di sekolah menjadi program Ekspedisi NKRI dengan memberikan materi Pancasila, bela negara dan wawasan kebangsaan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menanamkan nilai nilai Pancasila dan semangat jiwa nasionalisme kepada generasi muda sejak dini.
Senada dengan itu Komandan Subkorwil-4/Mindiptana Mayor Inf Agung Wahyu Perkasa menyampaikan, Pancasila adalah Pemersatu seluruh agama, keyakinan, etnis, dan seluruh komponen bangsa, karenanya tugas kita bersama untuk melestarikannya.
Kata dia, penduduk Indonesia punya beragam suku, agama, ras, maupun antar-golongan, yang memiliki budaya dan tradisi berbeda.
“Keragaman dan perbedaan tersebut, harus melengkapi dan menguatkan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujarnya.
Sebagaimana diketahui Ekspedisi NKRI merupakan wujud sinergitas kementerian/lembaga, TNI/Polri, pemerintah daerah, kalangan pendidik dari perguruan tinggi, mahasiswa, para pencinta alam, organisasi kepemudaan, pramuka dan didukung masyarakat setempat yang dikoordinasikan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan untuk membangun Indonesia.
(M. Daksan)
