Terduga Teroris

Sala satu terduga teroris yang dilumpuhkan oleh Danramil 0811-01 Kota Tuban, Kapten Inf Lasmito.

Tuban, Metropol – Berkat kesigapan aparat TNI dan Polri, 6 orang yang diduga teroris dapat dilumpuhkan. Sementara 1 orang lainnya berinisial ES (31) asal Lamongan dapat ditangkap hidup-hidup, Sabtu (8/4). Namun di balik kesuksesan itu, nyaris saja membuat TNI kehilangan salah seorang perwiranya. Puspen TNI dalam releasenya, Senin (10/4) menyebutkan, Danramil 0811-01 Kota Tuban, Kapten Inf Lasmito berhasil melumpuhkan salah seorang terduga teroris.

Adapun kronologis ceritanya berawal dari Danramil mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada orang tak dikenal yang diduga teroris berada di kebun jagung masyarakat. Mendapatkan laporan tersebut, Kapten Lasmito didampingi seorang anggota Polres Tuban melakukan pengecekan dilokasi. Namun tiba-tiba muncul dari kebun 1 orang tak dikenal yang diduga teroris menodongkan sekaligus menembakkan pistol ke arah wajah Kapten Lasmito.

Namun, atas pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa, pistol yang digunakan pelaku tidak meletus. Sadar kondisi jiwanya terancam, Danramil segera melakukan pembelaan diri hingga terjadi perkelahian satu lawan satu. Setelah berduel, akhirnya Danramil terpaksa melumpuhkan teroris tersebut dengan senjata laras panjang yang dibawanya.

Baca Juga:  Panglima TNI Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang

Puspen TNI juga menyebutkan, insiden yang hampir saja menewaskan Danramil tersebut berawal dari kejadian penembakan Pos Polisi Pereng Jenu oleh orang tak dikenal yang mengendarai mobil Terios warna putih Plat H 9037 BZ.

Seluruh aparat Polisi, terutama yang sedang bertugas Patroli melakukan pengejaran ke arah timur yaitu arah Jepara menuju Tuban. Tidak hanya mengerahkan patroli polisi, namun jajaran Polres Tuban juga meminta bantuan Kodim 0811/Tuban untuk ikut menghadang dan mengejar mobil yang berisi penumpang bersenjata tersebut.

Informasi awal yang didapat dari Polres Tuban, pengejaran tersebut dilakukan karena orang tak dikenal yang dimaksud diidentifikasi kelompok teroris. Tepat di Jalan Bogang Desa Beji Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban, mobil Terios tersebut berbalik arah dan berhenti karena mengetahui seluruh jalan sudah dihadang oleh aparat TNI dan Polri. Seluruh penumpang termasuk sopir keluar dari mobil dan berusaha melarikan diri ke arah Hutan Jati Peteng. Namun, sebelum masuk ke hutan, orang tak dikenal tersebut sempat mengeluarkan tembakkan ke arah aparat.

Baca Juga:  Mabes TNI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan Teken MoU Sektor Kelautan dan Perikanan

Untuk menangkap orang tak dikenal yang dianggap berbahaya tersebut, aparat gabungan Kodim 0811/Tuban dan Polres Tuban selanjutnya melakukan pengejaran ke arah Hutan. Oleh aparat TNI-Polri, Pengejaran pun dilakukan ke hutan jati, sehingga terjadi insiden penembakan terhadap Danramil

Selain dapat mengamankan 1 (satu) unit Mobil Terios warna putih Plat H 9037 BZ, aparat gabungan TNI dan Polri juga mengamankan 6 (enam) pucuk Pistol rakitan, Munisi Kal 9 mm berjumlah 42 (empat puluh dua) butir, Munisi Kal 38 mm 4 (empat) butir, 5 (lima) buah Sangkur, 5 (lima) unit Hp Nokia, 1 (satu) unit HT dan berbagai perlengkapan lainnya yang akan digunakan untuk aksi teroris. Sementara saat ini ke-6 jenasah tersangka diserahkan ke Polda Jatim untuk dilakukan identifikasi dan diamankan di ruang jenasah RSUD Dr. Koesma Tuban.

(M. Daksan/Puspen TNI)

KOMENTAR
Share berita ini :