agus

H. Agus Salim Husein didampingi Imran BAK, saat menghadiri pemakamanAlmarhum BJ Habibie, di TMP Kalibata, Jakarta, Kamis (12/9).

Jakarta, NewsMetropol – Masyarakat tumpah ruah mengantar Almarhum BJ Habibie ke peristiratan terakhirnya, Kamis (12/9).

Antusiasme warga tersebut terlihat di sepanjang jalan untuk menyaksikan iring-iringan jenazah Bacharuddin Jusuf Habibie yang dibawa dari rumah duka di Jalan Patra Kuningan ke TMP Kalibata, Jakarta.

Warga dari segala lapisan bahkan rela meninggalkan aktifitasnya hanya untuk sekedar melihat iring-iringan jenazah Presiden ketiga RI tersebut.

Seakan dipandu, warga terdiam membisu dan terpaku saat mobil yang mengantar jenazah Pakar Dirgantara melintas di hadapan mereka.

Oleh sebagian warga momentum itu diabadikan warga melalui telepon seluler baik dalam bentuk foto maupun video.

Antusias warga untuk melepas jenazah Almarhum BJ Habibie juga terlihat di TMP Kalibata.

Warga terlihat membanjiri area pemakaman hingga meluber di Jalan Raya hanya untuk menyaksikan peti jenazah pria kelahiran ParePare Sulsel itu.

Salah seorang pengunjung H. Agus Salim Husein kepada NewsMetropol mengatakan bangsa Indonesia sangat kehilangan sosok tauladan yang arif dan bijaksana.

Kearifan dan kebijaksanaan Almarhum kata Agus Salim Husein terlihat jelas saat menjadi Presiden RI tahun 1998 lalu.

Agus Husain menuturkan di era pemerintahannya, banyak prestasi yang ditorehkan meskipun saat itu bangsa Indonesia tengah berada dalam krisis.

“Sangat kehilangan dan turut berduka cita, karena beliau memajukan teknologi, Ilmu pengetahuan sehingga mensejajarkan bangsa ini dengan bangsa-bangsa lain. Beliau juga banyak menciptakan SDM-SDM Indonesia yang handal di berbagai bidang,” jelas Agus yang juga merupakan warga Sulsel asal Sdirap.

Pantauan NewsMetropol sejumlah tokoh tampak menghadiri pemakaman B.J. Habibie diantaranya Wakil Presiden H. M. Jusuf Kalla, istri Presiden ke-4 Indonesia Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah, Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, Presdien ke- 5 Megawati Soekarnoputri, mantan Wakil Presiden Boediono, dan Hamzah Haz.

BJ Habibie meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta pada pukul 18.10 WIB, Rabu (11/9). Habibie wafat di usianya yang ke-83.

Dia sempat dirawat di ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU) Paviliun Kartika RSPAD sejak 1 September 2019. Habibie meninggalkan dua anak, yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Sementara istrinya, Hasri Ainun Besari telah meninggal dunia lebih dahulu pada 2010 di Jerman.

Pemerintah kemudian menetapkan hari berkabung nasional hingga 14 September mendatang. Selain itu, kantor-kantor pemerintah baik di dalam mau pun luar negeri juga diminta mengibarkan bendera setengah tiang.

Upacara pemakaman jenazah Almarhum BJ Habibie dilaksanakan secara militer dan dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo.

(Imr)

KOMENTAR
Share berita ini :