Tampak aktivitas mobil truk pengangkut material sirtu. (Foto: FB).
Tator, Metropol – Warga Kelurahan Lion Tondok Iring Kecamatan Makale Utara, Kabupaten Tana Taraja akhir-akhir ini dibuat resah.
Keresahan warga itu dipicu oleh karena adanya aktifitas pengerukan sungai yang dilakukan oleh sekelompok orang di Wilayah itu.
Bahkan melalui Kepala Lingkungan Lion, beberapa warga mempertanyakan aktifitas pengerukan sungai dan pengangkutan material (sirtu-red) tersebut.
Warga dibuat tercengang tiba-tiba ada yang mengeruk material di sungai, sedangkan selama ini mereka sudah memohon izin usaha pertambangan tersebut ke Provinsi namun hanya Rekomendasi Bupati yang didapatkan.
Sande Rupang, sang Kepala Lingkungan Lion saat ditemui Metropol mengungkapkan kekecewaan dan kekesalannya
Menurutnya, aktifitas pengerukan langsung dilakukan tiba-tiba, tanpa pemberitahuan apalagi kordinasi ke pada pihaknya selaku Kepala Lingkungan di Wilayah itu.
“Mereka datang, langsung mengeruk, tanpa pemberitahuan, warga kami kaget, karena mereka tidak ada penjelasan. Sedangkan pelaksana proyek yang mengerjakan talud di pinggir sungai masih menemui kami,” ujar Sande, Senin (18/9).
Masih menurut Sande, saat pihaknya menyampaikan permasalahan itu kepada Lurah dan Camat, kedua pejabat itu seakan membenarkan aktifitas penambang tersebut.
“Inilah yang kami sesalkan, seharusnya ada pemberitahuan kepada kami supaya kegiatan mereka, kami ketahui, itulah membuat saya melaporkan kegiatan ini,” sesal Sande.
Sande juga mengeluhkan terdapatnya aktifitas pengerukan material sungai, dan transaksi penjualan tanpa retribusi.
“Harus ada saling menghargai, kami sebagai kepala lingkungan sangat mengharapkan kordinasi, baik dari Kelurahan, Kecamatan, apalagi yang akan mengerjakan sesuatu dalam wilayah kami,” tegas Sande.
Menanggapi hal itu, Plh. Sekda Tana Toraja, DR. Semuel Tande Bura menampik informasi bahwa dirinya yang memberi perintah.
“Sekda tidak menyuruh, yang benar ada permintaan rekomendasi, 1 orang dari Lingkungan Hidup, 1 dari Pengelola,” jelas Semuel.
(Ferryanto Belopadang)
