Lantamal VI Bersama TVRI Makassar Angkat Kisah Nyata Inspiratif Daeng Abu

Daeng Abu dan istrinya turut serta bersama personel Lantamal VI dan TVRI Makassar melaksanakan aksi peduli lingkungan dengan melepas anak penyu di Pulau Cangke Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Selasa (3/9).

Makassar, NewsMetropol – Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VI bersama TVRI Makassar melaksanakan aksi peduli lingkungan dengan melepas anak penyu di Pulau Cangke Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) Selasa kemarin (3/9).

Selain melepas anak penyu, Lantamal VI bersama TVRI juga mengangkat kisah nyata inspiratif sebagai penjaga pulau yang konsisten selama berpuluh-puluh tahun menjaga habitat penyu di Pulau Cangke.

Pengangkatan kisah nyata ini dimaksudkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat luas.

Daeng Abu (87) diketahui telah menjaga pulau tersebut sejak tahun 1972 walaupun dengan keterbatasan fisik, yakni matanya buta.

Bersama dengan istrinya yang juga mengalami masalah pendengaran, mereka tinggal berdua di pulau tersebut sekaligus menjadi penjaganya selama berpuluh-puluh tahun tanpa listrik.

Mereka menjalani kehidupannya serba terbatas menjaga pulau tempat konservasi penyu dengan mengawasi kehidupan penyu-penyu yang ada di pulau tersebut.

Menurut Perwira Dinas Potensi Maritim (Dispotmar) Lantamal VI Mayor Marinir Zazat Sudrajat, dirinya bersama dengan tim dari TVRI Makassar yang telah berada selama 2 hari mulai dari hari Senin tanggal 2 September hingga Selasa tanggal 3 September 2019.

Kata Zazat, dengan menggunakan KAL Birang II.6-61, di Pulau Cangke Kabupaten Pangkep ini mereka telah merekam gambaran kehidupan sehari-hari dari Daeng Abu dan istrinya.

“Warga seperti Daeng Abu yang tinggal di pulau ini memang perlu mendapat perhatian, apalagi dirinya memiliki keterbatasan fisik sebagai penjaga kelestarian kehidupan salah satu hewan laut yang langka seperti penyu,” ujarnya.

Hal ini lanjut dia, mendorong Lantamal VI bersinergi TVRI Makassar akan mengangkat kisahnya agar menjadi inspirasi dan memberi edukasi kepada masyarakat yang lebih luas akan kelestarian lingkungan khususnya habitat laut.

“Pada kesempatan ini, Lantamal VI dan TVRI merekam kehidupan Daeng Abu untuk disiarkan di TVRI agar masyarakat luas dapat menyaksikan perjuangan Daeng Abu dalam menjaga pulau Cangke  agar tetap menjadi sarang kehidupan biota laut yang langka tersebut,” tambahnya.

Sebelum meninggalkan pulau tersebut, Lantamal VI beserta TVRI Makassar memberikan tali asih berupa bantuan sembako yang diberikan sebagai bentuk kepedulian akan kehidupan warga tersebut dalam menjaga pulau yang menjadi salah satu tempat konservasi penyu yang berada di Kabupaten Pangkep Provinsi Sulsel ini.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :