TNI Tanam 3

Penanaman pohon lontar oleh personil Korem 143/HO.

Kendari, Metropol – Komando Resor Militer 143/HO dan jajarannya menanam 3.755 pohon lontar di seluruh wilayah teritorial Korem 143/HO, Rabu (24/5).

Kepala Staf Korem (Kasrem) 143/HO Letkol Kav Agus Waluyo, SIP. kepada Metropol mengatakan, penanaman Pohon Lontar yang dilaksanakan oleh pihaknya di seluruh wilayah teritorial Korem 143/HO merupakan bagian dari agenda penanaman serentak sebanyak 20.048 pohon dengan pelibatan 15.000 personel di seluruh wilayah Kodam XIV/Hasanuddin.

“Ini bagian dari agenda penanaman secara serentak di tiga provinsi dalam wilayah teritorial Kodam XIV/Hasanuddin yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar Letkol Agus di Makorem 143/HO, Rabu (24/5).

Kata dia, penanaman ribuan pohon lontar yang melibatkan pihaknya dimaksudkan sebagai salah satu upaya mendukung program pemerintah khususnya dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

Baca Juga:  Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih di Istana Negara

“Pentingnya penanaman pohon lontar ini juga untuk mengimbangi makin tingginya pemanasan Global serta maraknya bencana banjir di daerah sebagai mana yang terjadi akhir-akhir ini,” katanya lagi.

Masih kata Agus, Pohon Lontar sebagaimana yang disampaikan oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen Agus Surya Bakti pada saat Teleconfrence kepada satuan jajarannya memiliki makna yang dalam sehingga Pohon Lontar dijadikan sebagai lambang Kodam XIV/Hasanuddin.

“Bagi prajurit Hasanuddin Pohon Lontar memiliki arti filosofis yang sangat tinggi yaitu gambaran karakter, keteguhan dan keluhuran budi serta keberanian Prajurit Hasanuddin membela Bangsa dan Tanah Air termasuk ketaatan serta kepatuhan terhadap atasan,” terang Agus Waluyo menirukan perkataan Pangdam.

Dia menuturkan, Pohon Lontar dalam kehidupan sehari-hari mempunyai banyak manfaat yang dapat dihasilkannya, diantaranya adalah menyerap karbondioksida dan menghasilkan banyak oksigen untuk kita bernafas.

Baca Juga:  Perkuat Silaturahmi, Panglima TNI Hadiri Pertemuan Purnawirawan TNI di Kemhan

Di samping itu kata dia, kegunaannya dapat menghasilkan gula merah, buahnya yang masih muda dapat dikonsumsi untuk sayur, daunnya dapat digunakan untuk atap rumah serta tikar.

“Dahulu sebelum ditemukannya kertas nenek moyang kita, sejarah kita mencatat pohon lontar digunakan sebagai tempat untuk menulis dan mencatat peradaban nusantara,” terangnya.

Dia menambahkan, Pohon Lontar banyak tumbuh di Wilayah Sulawesi, namun seiring dengan makin masifnya penebangan hutan maka populasi pohon lontar sudah semakin berkurang.

“Sehingga dalam HUT Ke-60 Kodam XIV/Hasanuddin dijadikan momentum untuk menanam kembali Pohon Lontar karena merupakan salah satu upaya pelestarian nilai-nilai lokal yang patut untuk apresiasi dan dikembangkan oleh semua piha,” pungkasnya.

(M. Daksan) 

KOMENTAR
Share berita ini :