IMG-20220906-WA0015

Penulis : Kontributor Pen Satgas Yonif Mekanis 203/AK | Editor : Febry Ferdyan

PAPUA, newsmetropol.id – Pelayanan kesehatan yang prima menjadi dambaan bagi setiap masyarakat, tidak terkecuali mereka yang tinggal di daerah Pegunungan Tengah Papua. Sayangnya, lokasi yang jauh dan sulitnya akses transportasi kerap menjadi hambatan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Inilah yang juga melatarbelakangi pelayanan kesehatan yang kurang maksimal di wilayah Papua.

Namun kesulitan ini dapat dibantu oleh Satgas Yonif Mekanis 203/AK dari Pos Makki melalui pemberian pelayanan yang dilaksanakan oleh Tim Kesehatan Pos Makki, Papua, Senin (05/09/2022).

Luasnya wilayah Pegunungan Tengah Papua juga berdampak pada persebaran pemukiman warga yang membuatnya saling berjauhan. Oleh karena itu, Pos Makki melalui tim kesehatan melaksanakan pelayanan kesehatan dengan mendatangi kampung-kampung di sekitar wilayah sektor binaan scara langsung.

Baca Juga:  Rakorniskum TNI 2026 : Tingkatkan Kualitas Perwira dan Produk Hukum TNI

BACA JUGA : Sakit Demam dan Pusing, Warga Didatangi dan Diobati Satgas Yonif 126 KC

BACA JUGA : Cegah Krisis Pangan di Pegunungan Tengah Papua, Satgas Yonif Mekanis 203 AK Buka Lahan Tidur Bersama Masyarakat

Kegiatan yang di pimpin oleh Danpos Makki Lettu Inf Rizal Anggara Zein dan tim kesehatan secara rutin mengunjungi kampung-kampung untuk memberikan pelayan kesehatan kepada para warga.

Kali ini tim kesehatan mendatangi Kampung Gembilani, karena banyak masyarakat Kampung Gembilani yang merasa kesehatan mereka kurang baik, sehingga mereka ingin memeriksakan kesehatannya. Salah satu kegiatan pelayanan kesehatan yang diberikan dari Pos Makki kepada masyarakat Kampung Gembilani adalah penyuluhan hidup sehat, pemeriksaan kesehatan hingga pengobatan gratis.

Baca Juga:  Panglima TNI Tinjau Yonif TP 940 Jaya Nagara di Subang Jawa Barat

Dari berbagai masyarakat, rata-rata mereka mengeluhkan pusing dan badan terasa sakit semua.

“Wajar kalau mereka badan terasa sakit dan kepala pusing, karena masyarakat disini memang sangat aktif berkebun. Untuk anak-anak kebanyakan mereka mengalami batuk dan pilek, karena cuaca yang tidak menentu di pegunungan tengah ini,” ungkap Danpos Makki.

KOMENTAR
Share berita ini :