IMG-20230701-WA0018

Reporter : Efan Baitanu | Editor : Widi Dwiyanto

NTT, NEWSMETROPOL.id – Syukuran hari Bhayangkara ke-77 di aula Tribrata Polres TTS di tandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolres TTS AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, SIk., MH., didampingi ketua Bhyangkari cabang TTS Ny. Ayie Putu Suka Arsa.

Kapolres TTS AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, SIk., MH., dalam sambutannya mengatakan, bahwa pihaknya menyampaikan selamat hari Bhayangkara ke-77 kepada seluruh keluarga besar Polres TTS semoga seluruh karya pengabdian menjadi Polri semakin dicintai masyarakat.

Lebih lanjut Kapolres Gusti mengatakan, bahwa momentum peringatan hari Bhyangkara ke-77 tahun ini terasa sangat berbeda, hal ini di buktikan dengan telah dicabutnya status pandemi covid-19 yang menuntut pembatasan aktifitas di ruang publik termasuk pelaksanaan upacara dan syukuran peringatan hari Bhayangkara di laksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga:  Pastikan Almatsus Inafis Berfungsi Baik, Tim Pusident Bareskrim Polri Kunker ke Polres TTS

“Hari Byangkara ke-77 tahun 2023 mengambil tema yakni Polri Presisi Untuk Negeri Pemilu Damai Menuju Indonesia Emas,” lanjutnya.

“Tema ini mengandung makna bahwa tugas pokok Polri sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 dimana Polri selaku pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, dan penegakan hukum,” jelas Kapolres Gusti.

“Sejalan dengan Visi dan Misi Polri untuk mewujutkan Polri yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Presisi) oleh karenanya Polri menjadi salah satu pilar perekat keutuhan NKRI bersama TNI, Pemerintah, serta seluruh Stakeholder dalam mengawal keamanan dan ketertiban di tahun politik 2024 mendatang,” tambahnya.

Kendati demikian momentum peringatan hari Bhayangkara tanggal 1 Juli tentunya menjadi titik balik untuk mengingat semua jasa para pendahulu serta sejarah terbentuknya Polri atau Bhayangkara.

Sejarah Polri mencatat bahwa HUT Bhayangkara diperingati pada tanggal 1 Juli setiap tahunnya, merupakan hari Kepolisian Nasional yang terbentuk dari momentum turunnya Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 1946 dimana tanggal 1 Juli 1946 sebenarnya bukan pertama kali Korps Kepolisian yang ada di daerah-daerah Indonesia untuk dijadikan satu kesatuan secara nasional dibawah pemerintah Republik Indonesia.

Baca Juga:  Perkuat Perlindungan PMI, Ditreskrimum Polda Banten Jalin Kerja Sama dengan BP3MI Banten

Perhalanan Kepolisian di Indonesia sejatinya sudah lama terjadi yakni dimulai zaman Pemerintahan Kolonial Belanda mulai dari tahun 1897 hingga 1920 mereka pada akhirnya membentuk Kepolisian Moderen.

“Dengan demikian momentim bertambahnya usia Polri diharapkan Polri semakin Profesional dan dicintai masyarakat tentunya masyarakat sangat berharap meningkatnya profesionalitas personel dan kualitas pelayanan publik dimana hal ini merupakan kewajiban setipa personil Polri,” tutup Kapolres Gusti.

Pantauan wartawan usai acara syukuran HUT Bhayangkara ke-77 kegitan di lanjutkan dengan ramatamah makan siang bersama, pemberian hadiah bagi pemenang lomba-lomba bagi masyarakat maupun internal Polres TTS.

KOMENTAR
Share berita ini :