Sungai Karang Semanding meluap

Lokasi sungai meluap di Dusun Karang Semanding Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember.

Jember, Metropol – Curah hujan cukup tinggi yang melanda wilayah Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, sejak Rabu siang (19/4) hingga sore hari, membuat air sungai yang berada di Dusun Karang Semanding meluap.

Akibatnya kurang lebih 250 rumah warga terendam air dengan ketinggian 50 Cm hingga 1 meter, atau setinggi lutut orang dewasa.

Situasi dan kondisi itu membuat warga khawatir, sehingga banyak warga yang keluar dari rumah mencari tempat atau dataran yang lebih tinggi.

Bahkan ada juga yang mengungsi ke rumah saudara atau kerabatnya yang tidak terkena dampak luapan air, terutama  perempuan dan anak – anak.

Baca Juga:  Pemkab Pekalongan Peringati May Day 2026, Perkuat Sinergi Tripartit Buruh, Pengusaha dan Pemerintah

Sementara itu warga bersama petugas dari Polsek Bangsalsari, Babinsa dan Pemerintah Desa  Sukarejo,  di bantu Team SAR Jember bergotong royong membedah saluran air yang tersumbat.

Informasi yang dihimpun Metropol dilapangan diperoleh kejadian meluapnya air diakibatkan air dari aliran Sungai Desa Badean dan Desa Banjarsari yang mengalir dan bertemu di Sungai Biasa (Sungai Karang Semanding).

“Untuk korban Jiwa nihil mas, sedangkan untuk kerugian kami masih belum bisa mengestimasi berapa,” ujar Kapolsek Bangsalsari AKP Tulus Dwi Sutarta kepada Metropol, Kamis (20/4).

Pantauan Metropol, terlihat aparat TNI-Polri maupun Tim SAR masih terus bersiaga di lokasi bersama warga.

“Kita akan terus bersiaga, sambil terus berkoordinasi dengan yang di hulu, sementara untuk warga memang masih belum di perbolehkan  untuk kembali ke rumah, hingga kondisi benar benar aman,” ungkap Kapolsek di lokasi banjir.

Baca Juga:  Lantik 192 Pejabat, Bupati Lebak Minta ASN Kerja Bersih dan Profesional

Meskipin air berangsur angsur surut, namun terlihat warga masih enggan untuk kembali karena khawatir akan terjadi banjir susulan.

“Takut masih untuk kembali mas, khawatir air akan meluap lagi, masalahnya air sungai masih besar,” ungkap Pak Mat warga setempat.

(Umar/Andik)

KOMENTAR
Share berita ini :