Para Tuna Rungu di Kota Batu yang tergabung di Shining Tuli.
Batu, NewsMetropol – Ketua Fraksi Gerindra, Heli Suyanto, SH., mengatakan, dengan adanya penyandang disabilitas yang bisa bekerja di sektor formal merupakan simbol pengakuan dan perhatian Pemerintah Kota Batu kepada para tuna rungu. Hal tersebut disampaikannya di Balaikota Among Tani, Kantor Karang Taruna Kota Lantai 2 pada Senin (15/1) kemarin.
Menurut Heli, Shining Tuli merupakan perkumpulan para tuna rungu yang lahir di Kota Batu. Salah seorang penggagasnya adalah Edi, seorang penyandang tuna rungu yang telah membuktikan kemampuannya di bidang seni fotografer dan kini membawanya bekerja sebagai fotografer Walikota Batu Dewanti Rumpoko.
Tujuan dari pada komunitas, kata dia, adalah mengakomodir dan mensuport para penyandang disabilitas agar mereka memiliki semangat hidup dan bisa menunjukkan kemampuanya dihadapan publik.
“Saat ini ada 4 orang yang telah bekerja di Pemkot Batu, selain Edi ada juga Neneng yang bekerja di bidang Desain Grafis dan 2 lainnya,” kata Heli yang saat ini juga menjabat Sekretaris Komisi C.
Heli mengatakan, kedepan pihaknya akan terus berupaya agar para penyandang disabilitas selain tuli dapat juga bisa bekerja di sektor formal.
Sebagai contoh ada seorang bernama Prima penyandang cacat fisik, namun memiliki kelebihan bidang Akademik. Dia adalah juara sains matematika dan IPA yang kini sedang diupayakan untuk bisa bekerja sebagai guru SD melalui komunikasi dengan Dinas Pendidikan.
“Saya yakin dengan semua keterbatasan, ada kemampuan yang dimiliki,” lanjut Heli.
Sekilas anggota Dewan ini juga menyebut bahwa anggota Komunitas Shining Tuli ini setiap bulannya melaksanakan kegiatan di Balai RW Desa Songgokerto dengan agenda pertemuan rutin, bahkan yang hadir tidak hanya dari anggota Shining Tuli Kota Batu, namun ada juga peserta dari kota lainnya.
“Sedangkan kegiatan Futsal yang saat ini dominan kedepannya akan digadang-gadang agar bisa mengikuti lomba di tingkat nasional untuk membawa nama baik Kota Batu,” jelas Heli.
(Yud/Rin)
