PT Pelabuhan Tenjung Priok Resmikan Bank Sampah ok punya

Jakarta, Metropol – Manajemen PT Pelabuhan Tanjung Priok baru-baru ini telah meresmikan peluncuran Bank Sampah Komunitas Lagoa Mandiri, RW 03 (Kolam 3) di Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja Jakarta Utara, Minggu (7/8) kemarin.

Program ini salah satu Corporate Social Responsibility (CSR) dengan tajuk program kali bersih dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat (Prokasi) di daerah aliran sungai (DAS) kali kresek wilayah Kelurahan Koja dan Lagoa. Program tersebut sejak bulan April 2015 dengan menggandeng pihak PT Sucifindo Prima International (Sprint) sebagai konsultan PTP. Dan program telah ter-inplementasi dari bulan desember 2015.

Menurut keterangan Kiki M. Hikmat selaku Corporate Secretary da hubungan eksternal PT PTP, program ini dapat mengajarkan masyarakat tentang green economy, sekaligus dampak positif terhadap lingkungan, serta masyarakat merasa memiliki program ini dan mengawal kelanjutan inplementasi prokasih kedepan. “Kami inginkan agar prokasih tidak hanya bagus secara konseptual, tetapi benar-benar dikawal dan dijalankan oleh masyarakat kelurahan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pertumbuhan Agerif, PTP Nonpetikemas Bukukan Laba Tumbuh 46% Lebih Tinggi

Sementara itu, Camat Koja mewakili pemerintah mengharapkan kesinambungan setelah peluncuran bank sampah tersebut. “Bukan berarti peletakan batu pertama, lalu dibangun bank sampah, terus diluncurkan kemudian selesai. Bukan begitu, tapi berkesinambungan,” inbuhnya.

Bank Sampah ini dikelola komunitas mandiri Lagoa selaku kelompok pencinta lingkungan dan kumpulan local champion dari Kelurahan Lagoa yang juga nasabah utama Bank Sampah tersebut.

Bangunan Bank Sampah ada fasilitas penimbungan. Ruang dan alat pemilihan, ruang penyimpanan dan pengimputan database nasabah secara digital. Sehingga sangat berguna bagi masyarakat guan menangani persoalan sampah dan menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, tertib serta warga mandiri secara ekonomi. “Semoga Bangk Sampah ini dapat mencapai visinya, yaitu menuju sampah yang terkelola, lingkungan hijau, sehat dan tertata, serta masyarakat lebih berdaya secara ekonomi,” kata Ali Mastari, Ketua RW 03 Kelurahan Lagoa, yang juga Pembina Bank Sampah Kolam 03.

Baca Juga:  Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Peringatan HAKORDIA 2025

(Delly M)

KOMENTAR
Share berita ini :