Warga petani binaan bersama dengan anggota Polres Wakatobi saat berada dikebun sayur yang siap dipanen.
Wakatobi, Metropol – Selain menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan, pelindung, pengayom dan penegak hukum, Patmor Sat Sabhara Polres Wakatobi juga membina para petani agar bisa memanfaatkan lahan kosong guna peningkatan pendapatan petani.
Penggalangan para petani untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar pemukiman masyarakat ini telah berjalan sejak dua bulan lalu. Dari 15 titik kebun sayur yang jadi binaan Patmor Sat Sabhara Polres Wakatobi ini terbilang berhasil. Penanaman sayur ini pun beragam jenis sayuran, seperti sawi, kangkung dan bayam.
Kasat Sabhara Polres Wakatobi, AKP. Saharuddin melalui Kanit Turjawali, AIPDA. Asbar mengatakan, selain untuk menambah pendapatan masyarakat kegiatan ini juga bertujuan agar hubungan antara kepolisian dan masyarakat bisa lebih intens lagi.
“Kalau hubungan kita baik dengan masyarakat, tentu semuanya dimudahkan, termasuk mendapatkan informasi yang setiap saat dibutuhkan polisi sehubungan dengan tugas. Hubungan emosional terus kita jaga dengan baik,” kata Asbar.
Selain itu, penanaman sayuran di lahan kosong bukan saja untuk memenuhi kebutuhan sendiri, melainkan juga dapat menambah penghasilan keluarga. Kegiatan bertanam sayuran di lahan kosong bagi masyarakat di Kelurahan Wandoka Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi telah menjadi alternatif penyaluran hobi yang banyak diminati kalangan ibu rumah tangga.
Salah seorang petani binaan bernama Wa Daha, yang tinggal tidak jauh dari Mapolres Wakatobi yakni di Kelurahan Wandoka mengatakan, sangat senang dengan adanya binaan dari anggota Polres Wakatobi ini, karena disamping ia merasa akrab dengan para anggota Polisi ini penghasilannyapun bertambah.
“Subur sekali sayuranku dan saya sudah pernah panen pada bulan September lalu dengan hasil memuaskan. Saat ini untuk sayur sawi dalam persiapan panen, sementara untuk sayur kangkung sekitar 15-20 hari kedepan juga dipanen lagi,” kata Wa Daha kepada Metropol, Sabtu (15/10)
(M. Daksan/Amran)
