Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Anton Setiadji, SH, MH dan Kasdam V Brw Brigjen TNI Rahmad Pribadi menghadiri pertemuan Silaturahmi 3 Pilar Plus - foto

Gubernur Jatim Soekarwo, Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji, SH, MH dan Kasdam V/Brw Brigjen TNI Rahmad Pribadi dalam pertemuan Silaturahmi 3 Pilar Plus, di Hotel Cempakah, Jember Jawa Timur. Jumat (14/10).

Jember, Metropol – Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Anton Setiadji, SH, MH dan Kasdam V/Brw Brigjen TNI Rahmad Pribadi menghadiri pertemuan Silaturahmi 3 Pilar Plus yang digelar oleh Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Jatim di Ballroom Hall Hotel Cempaka Jember, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Jumat (14/10) kemarin.

Kedatangan Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Anton Setiadji, SH, MH, dan Kasdam V/Brw Brigjen TNI Rahmad Pribadi disambut oleh Danrem 083/Bdj Kol Inf Aprilianto, Bupati Jember dr Hj Faida MMR, Kapolres Jember AKBP Sabilul Alif, SH, SIK, M.Si,  Dandim 0824/Jember Letkol Inf Muhammad Nas, SIP dan Danyon Armed 8/105 Tarik.

Pembukaan acara tersebut diawali dengan pemukulan gong oleh Gubernur Jawa Timur. Mengawali sambutannya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang akrab disapa Pak De Karwo mengapresiasi langkah inisiatif atas diadakannya silaturahmi sinergi 3 Pilar Plus yang digagas oleh Kapolda Jatim.

Baca Juga:  Tabrakan Beruntun di Jalan Raya Niki-niki TTS, Satu Pelajar Meninggal Dunia

”Di ruang ini orang yang paling cerdas adalah Kapolda. Dengan menggagas pertemuan seperti ini. Kita tidak bisa membangun jika suasana tidak aman dan nyaman. Keamanan menjadi bagian penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur Jatim.

Sementara itu, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Anton Setiadji menyampaikan,  bahwa dalam upaya menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat. “3 pilar tidak bisa menyelesaikan masalah tanpa peranan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat. Makanya dikatakan 3 pilar plus. Hal tersebut disampaikan Anton dihadapan lebih kurang 1600 orang yang memadati ruangan itu.

”Saat ini ekonomi masyarakat sedang susah, Kriminalitas bisa meningkat sehingga dapat mengganggu stabilitas kamtibmas. Selama 1 tahun, Alhamdulillah situasi kamtibmas di Jatim aman dan ini semua adalah peran 3 pilar plus. Makanya 3 pilar plus harus kompak dan terus bersinergi dalam hal baik ” terang Kapolda.

Baca Juga:  APTRI Gelisah, Industri Gula Mengalami Tekanan Berat

Hal Senada dengan apa yang telah disampaikan Kapolda Jatim, Panglima Kodam V Brawijya melalui Kasdam V/Brw Brigjen TNI Rahmad Pribadi mengungkapkan, instruksi Panglima tentang prinsip Tiga Pilar dalam upaya mewujudkan kamtibmas yang kondusif di perlukan adanya komunikasi intensif antara Tiga Pilar itu. Utamakan Kesetaraan, transparansi dan sinergi solid lahir batin.

“Sebab, dalam menyelesaikan suatu permasalahan diperlukan kebersamaan dengan komitmen yang kuat. Kemitraan membangun interaksi yang baik dan silaturahmi secara intens. Tujuannya untuk mewujudkan rasa aman,” kata Kasdam V Brawijaya

Diacara itu, Kasdam V Brawijaya juga menyampaikan permohonan maaf dari Pangdam V/Brw  Mayjen TNI I Made Sukadana yang tidak bisa hadir karena ada tugas di Jakarta.

Diketahui, acara ini digelar oleh Forpimda Provinsi Jawa Timur dengan silaturahmi 3 pilar plus di wilayah Besuki tersebut dihadiri sekitar 1600 orang terdiri dari perwakilan Forkopimda, Muspika, Babinsa, Kepala Desa dan Bhabinkamtibmas dari Kabupaten Jember, Bondowoso, Situbondo dan Banyuwangi.

(Dodik Tristianto)

KOMENTAR
Share berita ini :