Polisi Berhasil Ungkap Sandiwara AM, Sang Pembuang Bayi Hasil Hubungan Gelapnya

Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban saat menggendong Bayi hasil hubungan gelap SNA (22) dan AM (26) yang berhasil diungkap Polres Lumajang.

Lumajang, NewsMetropol – Jajaran Kepolisian Resort Lumajang berhasil mengungkap sandiwara yang dilakonkan AM.

Pasalnya AM (26) yang mengaku telah menemukan seorang bayi ternyata adalah orang tua dari bayi itu sendiri.

Kapolres Lumajang AKBP Dr. Muhammad Arsal Sahban mengatakan, sebelumnya AM melaporkan bahwa dirinya telah menemukan bayi di Jalan Raya Dusun Bulakgempol Desa Nguter Kecamatan Pasiran ke Mapolsek Pasirian pada Rabu malam (12/12) sekira pukul 19.30 WIB.

“Namun petugas kami merasakan ada yang ganjil dengan pengakuan pelapor sehingga langsung mengintrogasi pelapor sampai akhirnya pelapor mengakui perbuatannya sebagai pelaku pembuang bayi tersebut,” ujar Kapolres kepada NewsMetropol melalui Whatsappnya, Kamis (13/12).

Lanjutnya, berdasarkan keterangan yang disampaikan AM, kejadian ini bermula dari hubungan gelap AM dengan kekasihnya SNA (22) warga Dusun Krajan Desa Bades Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang.

Kata dia, hubungan gelap tersebut membuat SNA hamil hingga melahirkan di dr. Hendri di Kecamatan Pasirian pada hari Rabu (12/12).

“Sesuai dengan kesepakatan, pelaku membawa pulang bayinya untuk dirawat akan tetapi untuk menutupi aibnya pelaku malah membuat cerita seolah olah menemukan bayi di jalan untuk mengelabui orang tuanya maupun lingkungannya,” ujar Arsal lagi.

“Pengakuan AM kepada orang tuanya, kepada kepala dusun dan juga ke Polsek Pasirian, bayi itu dia temukan,” imbuh Kapolres.

Namun kata AKBP Arsal, kejelian jajarannya melakukan interogasi akhirnya pihaknya berhasil mengorek kejadian sebenarnya dari pelaku tersebut.

“Lalu anggota menjemput SNA dan memintai keterengan tentang bayi malang tersebut dan benar saja, SNA juga membenarkan semua keterangan yang diberikan oleh AM,” jelas Kapolres.

Kapolres Lumajang menegaskan bahwa pihaknya sangat menyayangkan perbuatan keji AM yang tega membuang bayinya.

“Saya sangat menyayangkan kejadian pembuangan bayi tersebut. Seharusnya hal ini tidak sepatutnya dilakukan oleh orang tua kandung si bayi, apalagi bayi tersebut adalah darah dagingnya yg belum memiliki dosa,” jelas Arsal.

Dia pun menyarankan kepada para orang tua agar sebelum mempunyai keinginan memiliki buah hati, harus memikirkan faktor perekonomian maupun hal-hal lain yang menunjang masa depan anak tersebut.

“Harus benar-benar matang kalau sudah niat memiliki momongan,” tandas Arsal.

Kapolres menambahkan bahwa dalam dua minggu ini, pihaknya telah menerima dua aduan pembuangan bayi.

“Sebelumnya, juga ditemukan bayi di Wilayah Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Dan pelaku pembuangan bayi juga merupakan orang tua kandung si bayi malang karena faktor ekonomi,” pungkas Kapolres.

(M. Daksan)

KOMENTAR
Share berita ini :