Jakarta, NewsMetropol – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Heru Winarko menggelar pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) H. M. Tito Karnavian di Ruang Kerja Mendagri di Gedung A Kemendagri, Jakarta, Senin (20/1).
Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan pelaksanaan optimalisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) khususnya di daerah perbatasan.
Kepala BNN berharap Kepada Mendagri yang juga sebagai Kepala Badan Pengelola Perbatasan (BNPP) untuk dapat fokus memperkuat dan menjaga perbatasan yang sangat rawan menjadi pintu masuknya narkoba ke Indonesia.
“Untuk perbatasan, kita tahu bahwa dalam berapa tempat di perbatasan yang menjadi fokus kita, terutama masuknya Narkoba, karena Kepala dari Badan Nasional Pengelola Perbatasan itu Pak Mendagri, kita ketemu agar bagaimana perbatasan ini bisa kita perkuat, baik perbatasan darat, laut, dan udara, ini yang perlu menjadi fokus kita,” ujar Kepala BNN..
Kepala BNN juga berharap agar Mendagri sebagai koordinator untuk menggerakkan Gubernur, Bupati/Walikota sebagai kepala daerah untuk melaksanakan P4GN sesuai Inpres Nomor 6 Tahun 2018.
“Peranan semua stakeholder kesehatan, sosial, PMK dan Kemendagri sangat diperlukan terutama Kemendagri untuk para Gubernur, Bupati bersama-sama untuk mensupport pelaksanaan ini,” ujar Kepala BNN RI lagi.
Dia juga mengatakan, dari pertemuan tersebut pihaknya meminta dukungan Kemendagri untuk melakukan assessment seperti assessment kesehatan dan assessment sosial yang tidak hanya melibatkan Kemendagri saja, namun juga melibatkan semua pihak terkait.
“Pengguna yang kita tangkap itu bisa kita asesmen secara hukum dan medis. Kalau hukum itu dia masuk jaringan mana kalau yang medis sampai sejauh mana ketergantungan kepada narkoba dan hasilnya itu ada kebersamaan antara penyidik, jaksa dan hakim. Apakah itu dikirim ke penjara atau ke lapas atau rehab dan ini yang jadi masalah adalah bagaimana kesiapan tempat rehab yang ada dari Kemensos, Kemenkes maupun BNN. Ini kita diskusi dengan Kemendagri dan kita berharap ke depan akan segera ada arahan dari Pak Mendagri agar jadi fokus utama,” jelas Kepala BNN.
Sementara itu, Mendagri menyambut baik kunjungan dari Kepala BNN beserta jajarannya dan berharap hubungan yang sangat baik bisa berjalan terus kedepannya.
Mendagri mendukung sepenuhnya apa yang disampaikan oleh Kepala BNN. Terutama rencana aksi daerah dalam hal P4GN dan sinergi untuk menjaga perbatasan yang kerap menjadi jalur penyelundupan narkotika.
Sebagaimana diketahui bahwa sejalan dengan hal tersebut, Mendagri telah mengeluarkan Permendagri Nomor 12 Tahun 2019 yang dapat ditindaklanjuti melalui Pergub, Perbup Perwako maupun Perda yang gunanya agar implementasi P4GN yakni pencegahan, pemberantasan, perdagangan gelap dan penyalahgunaan Narkoba terwujud.
(Red/Humas BNN)
