Muna Barat, Metropol – Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Muna Barat menyambut baik kemitraan yang ditawarkan oleh Korem 143/HO dalam upaya meningkatkan produksi Padi di Kabupaten Muna Barat. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Muna Barat Syukur Dachlan, SP. saat menerima kunjungan Tim Korem 143/HO (3/12), Selasa di Kantornya.
“Dengan adanya MoU (Memorandum of Understanding red) antara TNI dan Kementrian Pertanian kami merasa sangat terbantu dalam menjalankan program kami,” ujar Syukur.
Dikatakannya pula pihaknya memiliki komitmen yang kuat untuk mengoptimlakan potensi sumber daya pertanian di Kabupaten Muna Barat. Bentuk komitmen tersebut kata dia pihaknya saat ini memvalidasi pembuatan data base potensi pertanian yang ada.
“Tahun 2015 kami ada penawaran dari pemerintah pusat untuk percetakan sawah. Tetapi kami masih menolak karena kami mau memastikan potensi air dulu,” ujarnya lagi.
Menurutnya, hal itu dilakukannya untuk memastikan sawah yang dicetak telah dilengkapi dengan saluran irigasi yang memadai karena irigasi memegang peranan yang sangat penting dalam peningkatan produksi padi. ” Oleh karenanya, kami bersama-sama Dinas PU akan melihat potensi jaringan irigasi. Kami fokuskan pembenahan jaringan irigasi dulu,” tambahnya.
Diungkapkan pula selain padi, di Kabupaten Muna Barat sangat cocok untuk pengembangan kedele dan jagung. Hanya saja kata dia kedua komoditi tersebut belum memberikan nilai tambah bagi masyarakat karena belum adanya jaminan pasar dari pihak terkait. “Masyarakat mau menanam itu kalau sudah ada pembeli yang siap membeli produk mereka,” imbuhnya.
Sementara itu pihak Korem 143/HO yang diwakili oleh Pasiter Korem 143/HO Mayor Inf. Petrus Hehakaya mengatakan dirinya akan menampung semua informasi yang telah didapatkan akan diteruskan ke pimpinan untuk bahan analisa dan evaluasi selanjutnya.
“Intinya kami akan mengoptimalkan kemitraan ini guna menyukseskan upsus pertanian,” pungkasnya.
(Daksan)
