Jakarta, NewsMetropol – Hari ini tepat 75 tahun Indonesia Merdeka.
Hari ini seluruh rakyat Indonesia dengan sukacita merayakan kemerdekaan Republik Indonesia yang kita cintai.
Setiap rumah penduduk secara suka rela mengibarkan bendera Merah Putih sebagai tanda betapa cinta kepada negaranya. Tepat pukul 10.00 WIB rakyat dengan senang hati mengambil sikap sempurna memperingati kemerdekaan negara kita sebagai tanda hormat dan respek pada negarnya.
Sebelumnya sudah berbagai kegiatan dilakukan dalam rangka perayaan kemerdekaan dengan berbagai lomba tradisional yang merakyat dan menghibur meskipun dengan segala keterbatasan akibat pandemi Covid-19.
Yang paling luar bisa ucapan selamat kemerdekaan berhamburan memenuhi dunia maya serta spanduk ucapan selamat kemerdekaan bertaburan di mana-mana.
Apalagi kondisi saat ini perekonomian lagi sedang babak belur akibat pandemi Covid-19. Hal ini tidak mengendorkan semangat rakyat untuk memperingati hari kemerdekaan negara Indonesia yang sudah diperjuangkan dengan jiwa raga, darah dan nyawa, keringat dan air mata oleh para pahlawan bangsa.
Pertanyaannya.
Cukupkah perayaan kemerdekaan dimaknai dengan berbagai lomba dan hiburan yang merakyat, dengan mengibarkan bendera di halaman rumah masing masing dan sikap sempurna saat proklamasi dibacakan serta ucapan selamat berhamburan di mana mana?
Tahun ini adalah tahun yang amat sulit bagi rakyat karena akibat pandemi Covid-19 membuat ekonomi babak belur.
Banyak yang jadi pengangguran akibat korban PHK, banyak pelaku UKM yang gulung tikar akibat produknya sepi pembeli, bahkan anggaran negarapun menurun karena berkurangnya pemerimaan negara.
Hari kemerdekaan kali ini dengan kondisi yang sulit kita jadikan momentum “Kebangkitan Nasional”.
Bagiaman caranya?
Indonesia negara luar biasa karena
Indonesia memiliki empat modal utama untuk bangkit menjadi makmur dengan menjadi salah satu negara yang perekonomiannya terkuat di dunia :
1. Empat pilar berbangsa bernegara (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika).
Inilah yang menjadi perekat persatuan, menopang semangat nasionalisme, inspirasi jiwa kebangsaan Indonesia.
Sehingga meskipun banyak suku, bahasa, agama dan kepercayaan, tersebar di berbagai pulau Indonesia memiliki modal kuat untuk tetap utuh sebagai bangsa merdeka dan negara yang berdaulat.
2. Sumber daya alam yang melimpah.
Indonesia negara yang luar biasa, potensi kekayaan alamnya melipah, hutan alam yang puluhan juta hektar, kekayaan mineral yang terkandung di dalam perut bumi, potensi tambang yang melimpah, tanahnya subur untuk pertanian, lautnya luas untuk perikanan dan kekayaan yang terkandung di dalamnya.
Jika semua potensi sumber daya alam dikelola dengan baik untuk kemakmuran rakyat sesuai amanat pasal 33 UUD 1945 sebenarnya menjadi modal besar untuk kemakmuran rakyat bahkan tidak perlu ditarik pajak.
3. Jumlah penduduk yang besar.
Penduduk Indonesia yang mencapai 270 juta jiwa meruoakan potensi besar untuk membangun Indonseia sebagai negara yang perekonomiannya kuat. Apalagi bonus demografi dengan usia produktif yang sangat besar sehingga sangat potensial dimanfaatkan untuk meningkatkan produktifitas PDB dan pasar produk yang prosfektif.
4. Inovasi teknologi
Dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi yang ditopang dengan kemapuan sumberdaya manuasia yang handal, Indonsia bisa menciptakan produk inovatif dengan nilai ekonomi yang tinggi apalagi didukung dengan kekayaan alam yang melimpah, penduduk yang besar dan kapasitas inteltual menjadi satu kesatuan.
Wahai saudaraku sebangsa dan setanah air. Mari bangkit bersama memanfaatkan empat modal dasar yang saya uraikan di atas.
Tidak ada kata terlambat.
Dengan semangat persatuan nasiaonal, budaya gotong royong, dan memanfaatkan kearifan lokal dan nilai-nilai luhur dari agama yang kita anut.
Dengan nilai-nilai pancasila sebagai falsafah berbangsa dan bernegara.
Dengan multi etnis, multi agama dan multi bahasa dengan keaneka ragaman budaya yang dikagumi dunia.
Indonsia akan menjadi negara makmur dengan perekonomian yang terkuat yang disegani dunia.
Hidup damai dengan pengamalan keagamaan yang menginspirasi dunia.
Dirgahayu NEGERIKU
Selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75, 17 Agustus 2020.
(Syarifuddin Daeng Punna)
