Aster Divisi Infanteri II Kostrad, Kolonel Erwin.
Malang, NewsMetropol – Sebanyak 1.500 pemuda dan pemudi Malang Raya turut ambil bagian dalam kegiatan Kemah Bakti Pemuda yang diselenggarakan di Markas Komando Divisi Infanteri II Kostrad, Singosari – Malang dari hari Jumat s.d Minggu, 29 Juni – 1 Juli 2018.
Asisten Teritorial (Aster) Divisi Infanteri II Kostrad, Kolonel Erwin mengatakan, bahwa kegiatan yang baru pertama kali ini diadakan di Jawa Timur dan digagas oleh Pangdivif Kostrad, Mayjen TNI Dr. Marga Taufiq, SH.MH.
Menurut Erwin, program ini mengaplikasikan seluruh kegiatan metode pembinaan teritorial dari Bimtek, Komsos, Binwanmil di dalam satu kegiatan serbuan teritorial yang bertemakan, “Kemah Bakti Pemuda” dengan sasaran yaitu generasi muda.
“Kegiatan ini juga bertujuan untuk membekali peserta dalam mengelola diri sebagai komponen cadangan,” jelas Aster Divisi Infanteri II/Kostrad itu kepada NewsMetropol, Jumat (29/6).
Narasumber kegiatan menghadirkan Dir. Penindakan BNPT RI, Brigjend Pol Hamli; Dirut Belanegara, Laksma Faishal; Dir. Intelkam Polda Jatim; Kabid Pencegahan BNN Provinsi, Dr. Diah; dan motivator dari Komisioner KPAI, Siti.
Erwin mengatakan, dari berbekal empat materi tersebut diharapkan bisa menjadi stimulan bagi peserta, sehingga kedepan bisa menularkan kepada pemuda dan orang disekitarnya tentang bahaya radikalisme, bahaya narkoba dan dampak hukumnya, sehingga akan tercipta karakter dan mindset yang baik, disiplin, serta bertanggungjawab.
“Kita menangkal dari hulu, bukan dari hilir,” pungkasnya.
Erwin menjelaskan, bahwa Malang Raya merupakan wilayah yang heterogen dengan memiliki sekitar 17.000 mahasiswa dimana setiap tahunnya bertambah.
“Untuk itu perlu diberikan pembekalan, penanaman mental dan moral, dimana Pemerintah, TNI dan Polri juga bersama sama bertanggungjawab terhadap mereka,” imbuhnya.
Para peserta dalam kegiatan ini adalah Mahasiswa, Pelajar, Pramuka, Karang Taruna, PMI, Ormas yang di bina oleh Kostrad, ditambah juga dengan ibu-ibu Persit yang turut mendukung.
Perlu diketahui, lanjut Aster, karena ini merupakan serbuan teritorial, sejak 23 Juni lalu pihaknya telah melaksanakan giat anjang sana, donor darah, sunatan masal, pembersihan sungai dan pengerjaan bedah rumah sebanyak 40 unit di wilayah Singosari – Malang dan juga Pasuruan.
“Selanjutnya dalam kegiatan Kemah Bakti Pemuda para peserta juga dilibatkan dalam pengerjaan bedah rumah, pengenalan alutsista dan juga sejarah,” jelas Erwin.
Disinggung tindaklanjut pembinaan generasi muda di Malang Raya, Erwin mengatakan, pihaknya siap mendatangi secara berkesinambungan sekolah, universitas maupun kelompok masyarakat untuk mengarah tercapainya generasi emas 2025.
Terpisah, pendamping dari Komunitas Bantuan Sosial Komunikasi Masyarakat (Baskomas), F. Hariyanto, S.T., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan kemah yang menyasar para generasi muda.
“Harapan dari kedekatan yang terjalin antara TNI dan para generasi muda ini, bisa menjadi motivasi dan membawa dampak manfaat bagi kegiatan mereka kedepan,” tutur komandan Baskomas yang juga mendampingi 15 peserta generasi muda mewakili Batalyon Kesehatan (Yonkes) Divisi Infanteri II Kostrad.
(Yud/Rin)
