IMG-20210704-WA0047

Barru, NewsMetropol – Kabupaten Barru yang sebelumnya pada bulan Mei 2021 lalu berada dalam zona hijau penyebaran Virus Corona (Covid-19). Namun saat memasuki awal Juni 2021, jumlah kasus positif Covid-19 tiba-tiba melonjak dan terjadi penambahan kasus perharinya.

Sejumlah kalangan menilai bahwa, lonjakan kasus positif ini disebabkan karena masih banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan. 

Pelaksanaan acara pesta pernikahan yang menimbulkan keramaian dan kerumunan juga menjadi salah satu faktor utama meningkatnya penyebaran virus yang menyerang sistem pernafasan manusia ini.

Data Monitoring Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Barru, menunjukkan bahwa dalam dua pekan terakhir ini, terjadi peningkatan kasus baru yang cukup signifikan dengan jumlah kasus sebanyak 43 orang dan 2 orang meninggal dunia.

Baca Juga:  Kades Jimbe : Bersih Desa Jadi Momentum Wujudkan Desa Hebat

Koordinator Satgas Covid-19 Kabupaten Barru Darwis menjelaskan bahwa, untuk menekan laju penyebaran virus ini, masyarakat harus disiplin dalam penerapan Protokol Kesehatan.

“Seperti yang pernah disebutkan oleh Pak Sekda, bahwa dalam waktu dekat penerapan Prokes dan PPKM akan diperketat. Kita tinggal menunggu Surat Edaran Bupati Barru dan Perda tentang penanganan Covid-19, di Kabupaten Barru,” ungkap Darwis, Ahad (4/7).

Kata dia, selain pendisiplinan prokes dan PPKM, pihaknya juga akan terus menggenjot pemberian vaksinasi secara massal kepada masyarakat agar ehingga penularan virus ini dapat dikendalikan.

“Saat ini, jumlah masyarakat Barru yang sudah mendapatkan vaksinasi adalah sebanyak 36.658 orang. Mudah mudahan dalam waktu dekat kita bisa mencapai target vaksinasi, sehingga penularan dan penyebaran virus ini dapat kita kendalikan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Lantik 192 Pejabat, Bupati Lebak Minta ASN Kerja Bersih dan Profesional

(Ahkam)

KOMENTAR
Share berita ini :