Karo Kurikulum Lemdiklat Polri, Brigjen Pol. Drs Rajin Asianto saat memimpin Upacara Pembukaan Pembentukan Pendidikan Bintara Polri TA. 2019/2020 di SPN Polda Sultra Anggotoa, Konawe, Selasa (6/8).
Konawe, NewsMetropol – Karo Kurikulum Lemdiklat Polri, Brigjen Pol. Drs Rajin Asianto memimpin Upacara Pembukaan Pembentukan Pendidikan Bintara Polri Tahun Anggaran 2019/2020 di SPN Polda Sultra Anggotoa, Konawe, Selasa (6/8).
Dalam amanatnya, Brigjen Pol Rajin Asianto berharap pendidikan pembentukan Bintara Polri TA. 2019/2020 dapat memberikan kontribusi signifikan dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia Polri.
“Melalui program pendidikan ini, saya harapkan akan terbentuk personil yang memiliki keterampilan yang unggul serta penampilan dan perilaku yang luhur dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Oleh karena itu kata dia, momentum pendidikan ini dapat digunakan sebaiknya oleh para calon bhangkara.
“Dalam momentum yang penuh dengan kebanggaan ini saya mengucapkan selamat kepada seluruh calon Bhayangkara siswa terdiri dari pria dan wanita yang dinyatakan lulus untuk mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri secara serentak di sekolah Polisi wanita dan di 31 SPN Polda jajaran selama 7 bulan,” ujarnya lagi.
Pati Bintang Satu itu mengingatkan bahwa saat menyelesaikan pendidikan di awal Maret tahun 2020 nanti, para Casis akan dihadapkan langsung terhadap berbagai tantangan tugas, seperti pengamanan pilkada serentak dan pengamanan Pilkada Nasional yang memerlukan pengetahuan dan keterampilan serta pengalaman sebagai bekal dalam pelaksanaan tugas.
“Saya titipkan para siswa untuk dididik dilatih serta dibimbing dengan sebaik-baiknya, laksanakan seluruh tahapan pendidikan secara profesional tanamkan nilai nilai disiplin dan integritas, hindari tindak kekerasan dan penyimpangan yang dapat mencederai keberhasilan,” jelasnya.
Sementara itu Kepala Sekolah Kepolisian Negara Polda Sultra AKBP Darmawan Affandy, S.I.K., mengatakan bahwa Polri adalah alat negara yang memiliki tugas pokok, peran dan fungsi yakni memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.
Lanjutnya, Sekolah Kepolisian Negara Polda Sultra adalah unsur pelaksana penyelenggara pendidikan pembentukan Bintara Polri dan pelatiahan sesuai program kebijakan pimpinan,khususnya pendidikan pembentukan Bintara Polri tahun anggaran 2019/2020.
“Tujuan pendidikan pembentukan Bintara Polri pada umumnya adalah membentuk Bintara Polri berkualifikasi Samapta Bhayangkara yang profesional dan berintegritas yang mampu melaksanakan tugas pemeliharaan masyarakat,” ujar mantan Kapolres Kolaka itu.
Lebih jauh dia menuturkan bahwa Pendidikan pembentukan Bintara Polri tugas umum Tahun Anggaran 2019 ini akan di laksanakan selama tujuh bulan dimulai Selasa 6 Agustus 2019 hingga tanggal 2 Maret 2020 nanti.
“Calon peserta didik siswa pada pendidikan Pembentukan Bintara Polri tugas umum tahun anggaran 2019 SPN Polda Sultra di Anggotoa bejumlah 134 orang,” ujarnya lagi.
Dia menyebutkan bahwa, ke 134 Casis itu berasal dari Polres kota Kendari 20 orang, Polres Konawe 10 orang, Polres Konawe Selatan 10 orang, Polres Kolaka 15 orang, Polres Konawe Selatan 6 orang, Polres Bombana 8 orang, Polres Muna 20 orang, Polres Baubau 2 orang, Polres Buton 6 orang, Polres Wakatobi 2 orang, Polda Metro Jaya 1 orang, Polda Jawa Barat 2 orang, Polda Jawa Tengah 2 orang, Polda Jawa Timur 4 orang, Polda Aceh 4 orang, Polda Sumatra Selatan 2 orang, Polda Nusa Tenggara Timur 2 orang, Polda Maluku 1 orang, dan Polda Sulawesi Selatan 1 orang.
(Bahrun)
