IMG-20240308-WA0020
Reporter : Efan Baitanu | Editor : Widi Dwiyanto

NUSA TENGGARA TIMUR, NEWSMETROPOL.id – Kapolres TTS AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, S.I.K., M.H., dan Dandim 1621 TTS Letkol Inf Shobirin, S.Ag., sekira pukul 20:00 WITA di Aula Makodim 1621 TTS Memastikan Sinergitas TNI-Polri melalui hubungan kemitraan sebagai Kaka dan Adik dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat NKRI di Kabupaten Timor Tengah Selatan tetap terjalin harmonis dan sangat baik tak ada persoalan, Jum’at (08/03/2024).

Demikian dijelaskan Kapolres TTS AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, S.I.K., M.H., tegas mengatakan, bahwa tidak ada persoalan yang sangat signifikan di Timor Tengah Selatan antara TNI-Polri.

“Sejauh ini hubungan kemitraan melalui sinergitas TNI-Polri yakni Polres TTS dan Kodim 1621 TTS tetap terjalin baik,” jelasnya.

“Menyikapi situasi riak-riak di lapangan yang memicu seakan-akan ada hubungan kerentanan antara TNI-Polrin yakni Kapolres dan Dandim tidak akur itu tidak benar,” ungkapnya.

“Justru hubungan TNI-Polri di Kabupaten TTS seperti kaka adik, saling merangkul untuk membangun Timor Tengah Selatan dalam menjaga keamanan,” ujarnya.

“Terhadap insiden riak-riak antara oknum Anggota Polri dan Anggota TNI saat kegiatan Operasi Keselamatan di lapangan beberapa waktu lalu adalah hal yang biasa dan tidak perlu di perbesarkan, dan setelah terjadi insiden salah paham sebagai pimpinan langsung melakukan penyelesaian yang bersangkutan,” paparnya.

“Oknum Polri yang menggores perasaan oknum anggota TNI pun sudah saling merangkul dan saling memaafkan tak lagi ada hal yang luar biasa dan situasi kemanan di Kabupaten Timor Tengah Selatan sangat kondusif aman terkendali,” imbuh Kapolres.

Baca Juga:  Polresta Sumenep Buka Posko Darurat, Respon Cepat Penanganan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2

Kendati demikian Kapolres menambahkan, bahwa terhadap oknum anggota di lapangan yang melakukan pelanggaran dan mencoreng nama baik siapa saja apalagi institusi, maka atas nama Institusi Polri Pihaknya menyampaikan Permohonan maaf kepada seluruh jajaran TNI di Kodim 1621 TTS dan bahkan di seluruh Indonesia bahwa TNI-Polri di Kabupaten TTS tidak ada masalah karena mereka kaka dan adik benteng NKRI.

“Selain itu sebagai pimpinan secara internal mewakili Institusi Polri, saya telah mengambil langkah tegas kepada oknum yang melakukan pelanggaran khususnya KBO Satlantas Polres TTS IPDA Muhammad Hibran Yanhasdin, STr.K., salah paham dengan anggota TNI di Lapangan pada Kamis (07/03) kemarin,” tukasnya.

“Secara internal yang bersangkutan sudah di copot dari jabatan dan langsung di geser ke Polda NTT untuk menjalani pembinaan termasuk dengan anggota lainnya yang bersama-sama di lapangan pihaknya telah melaukan pencopotan dan tugas mereka segera di roling ke satuan yang lain di lingkup Polres Timor Tengah Selatan,” tegasnya.

Sementara itu selaku Kapolres pihaknya menghimbauh kepada masyarakat Timor Tengah Selatan untuk selalu berhati-hati dalam berlalu lintas, lengkapi diri anda dengan pelindung keselamatan helem bagi pengendara sepeda motor dan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil.

“Pastikan kendaraan anda di lengkapi surat-surat aman sampai tujuan karena saat ini kegiatan operasi keselamatan masih berlangsung sampai tanggal 17 Maret 2024 mendatang,” tutup Kapolres Gusti.

Baca Juga:  Cilegon Off Road Challenge Jadi Ajang Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan

Sementara itu Dandim 1621 TTS Letkol Inf Shobirin, S.Ag., tegas menjelaskan, bahwa TNI-Polri Kodim 1621 TTS dan Polres TTS tidak ada masalah tetap akur terkait insiden salah paham dilapangan antar oknum anggota TNI dan Polri itu hal biasa dan tidak ada masalah lagi.

“Yang bersangkutan IPDA Muhammad Hibran Yanhasdin sudah secara terbuka menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf atas kehilafan yang terjadi dan permohonan maaf sudah disampaikan Kamis (07/03) sekira pukul 23:00 WITA tadi malam,” jelasnya

“Bahkan tadi pagi Jum’at (08/03) yang bersangkutan telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh sahabat-sahabat karibnya di Kodim 1621 TTS dan seluruh Indonesia bahkan sudah saling memaafkan, saling merangkul dan juga saling berpelukan dan tidak ada masalah lagi,” katanya.

“Untuk situasi keamanan di Kabupaten TTS saat ini aman terkendali dan sangat kondusif, kepada masyarakat dihimbau tetap beraktifitas tidak boleh panik terkait insiden yang terjadi itu biasa sebagai kaka dan adik di lapangan adalah hal biasa bukan luar biasa,” katanya.

Langkah antisipasi yang terjadi pasca insiden pihaknya langsung menggelar Apel Luarbiasa dengan memberikan ketegasan kepada anggota untuk menjaga sinergitas keamanan di Kabupaten TTS tetap aman dan kondusif.

KOMENTAR
Share berita ini :