Kapolres Blora AKBP Antonius Anang,S.I.K.,MH., dan Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi, SE., memimpin apel pasukan, Selasa (21/5).
Blora, NewsMetropol – Menjelang pengumuman hasil rekapitulasi perolehan suara nasional Pemilu Serentak 2019 tanggal 22 Mei 2019, aparat keamanan Polres dan Kodim 0721/Blora melaksanaan kesiagaan guna mengantisipasi kemungkinan gejolak di wilayah yang terjadi pasca diumumkannya rekapitulasi hasil perolehan suara Pilpres dan Pilleg oleh KPU RI.
Aparat keamanan gabungan TNI-Polri di Kabupaten Blora menggelar apel kesiapan pengamanan pasca pengumuman hasil rekapitulasi Pemilu Serentak 2019 tingkat nasional oleh KPU RI. Apel tersebut untuk mengetahui perkuatan personil guna mengantisipasi bila terjadi gejolak di masyarakat pasca pengumuman Pemilu tahun 2019 khususnya di wilayah Kabupaten Blora.
Kapolres Blora AKBP Antonius Anang,S.I.K.,MH., dan Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi, SE., memimpin bersama apel yang berlangsung di halaman Mapolres Blora, Selasa (21/5).
Kapolres Blora AKBP Antonius Anang, S.I.K.,MH., menjelaskan, bahwa gelar pasukan dilakukan untuk mengecek persiapan personil dan sarana prasarana dalam rangka mempersiapkan pengamanan pasca pengumuman pemilu oleh KPU Pusat.
“Kita ketahui bersama, KPU tadi malam telah menyampaikan hasil Rekapitulasi, kita selaku aparat TNI/Polri harus siap mengamankan pasca pengumuman tersebut,” katanya.
Lanjut dia mengatakan, TNI/Polri dan Instansi terkait harus siap mengamankan pasca penghitungan KPU dengan cara cooling sistem, imbauan-imbauan Kamtibmas langsung kepada masyarakat maupun melalui media mainstream atau online.
Kapolres juga mengingatkan agar masyarakat di Kabupaten Blora untuk tidak terprovokasi mobilisasi masa berangkat menuju Jakarta mengikuti aksi people power yang kegiatan tersebut melanggar konstitusi.
Sementara, kata dia, TNI-Polri dan instansi terkait harus siap mengamankan pasca penghitungan KPU RI dengan berbagai cara, seperti cooling system, imbauan-imbauan kepada masyarakat baik melalui media mainstream atau online dan melaksanakan upaya pencegahan, sesuai dengan undang-undang.
“Di sisi lain TNI/Polri harus meningkatkan kesiapsiagaan baik personil maupun Mako, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar Anang.
Kapolres Blora dan Dandim 0721/Blora bersama-sama dalam apel pasukan menegaskan, bahwa aparat keamanan akan melaksanakan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota), bila terjadi kontijensi situasi, serta bersinergi menjaga wilayah Kabupaten Blora tetap kondusif dan aman pasca pengumuman hasil rekapitulasi Pemilu serentak tingkat nasional oleh KPU RI.
Dandim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi, SE., menambahkan, bahwasanya TNI siap membantu Polri untuk melaksanakan pengamanan tingkat nasional yang mungkin dampaknya bisa sampai di wilayah.
“Ini tanggung jawab kita bersama dari seluruh elemen mempunyai kepedulian yang sama. Sehingga perjalanan panjang demokrasi tidak tercederai oleh hal-hal yang sifat inkonstitusional,” jelasnya.
“Mari bersama-sama dalam kesiap siagakan dalam menghadapi agenda rekapitulasi secara nasional, dengan tetap menjaga stabilitas nasional, mari menyatukan kembali dalam menjaga pembangunan khususnya di Blora perbedaan yang kemarin meruncing harus kita tinggalkan demi menjaga pembangunan dan kesejahteraan rakyat Blora,” tambah Dandim 0721/Blora.
(Ardi)
