Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M.Si., didampingi Danramil 1405-05/Palanro Kapten Czi Asrianto dan Kabag Ops Polres Barru Kompol Andi Sunra, S.Sos., saat apel pasukan, Jumat (22/3).
Barru, NewsMetropol – Kabupaten Barru menggelar apel pasukan Ops Mantap Brata 2019 yang dirangkai dengan latihan Sispamkota dengan tema; “Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2019 Kita Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Mewujudkan Kamdgari Yang Kondusif”, di halaman Mapolres Barru Jl. Cakalang Keluarga Sumpang, Binangae, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Jumat (22/3).
Apel pasukan dipimpin Bupati Barru Ir. H. Suardi Saleh, M.Si., Komandan Apel Danramil 1405-05/Palanro Kapten Czi Asrianto dan Perwira Apel Kabag Ops Polres Barru Kompol Andi Sunra, S.Sos.
Undangan yang hadir Dandim 1405/Mlts diwakili oleh Pabung Kodim 1405/Mlts Mayor Inf. Mustaan, S.IP., Kapolres Barru AKBP DR. H. Burhaman, SH.MH., Kajari Barru Paian Tumanggor, SH., Kabag Kesbangpol Kab. Barru Drs. Wardan, Wakapolres Barru Kompol Abd. Azis Padda, Ketua KPU Kab. Barru Syarifuddin H. Ukkas, S.Pdi., Kasubag Trantib Satpol PP Kab. Barru., Kasatpol PP Kab. Barru diwakili oleh Bustan, S.Sos., Ketua Bawaslu Kab. Barru Muh. Nuralim, S.Hi., Para Kabag/Kasat Polres Barru dan LO Parpol Kab. Barru.
Peserta apel 1 SST Pama Polres Barru, 1 SST Kodim 1405/Mlts, 4 SST Polres Barru, 1 SST Satpol PP/Damkar, 1 SST Linmas, 1 SST Pramuka dan 1 SSR Panwascam.
Amanat serentak Menkopolhukam RI Wiranto yang dibacakan oleh Pimpinan Apel bahwa Pemilu serentak tahun 2019 merupakan pesta demokrasi indonesia yang akan menjadi tonggak sejarah karena dilaksanakan secara serentak.
TNI Polri sebagai institusi yang bertanggungjawab langsung terhadap pengamanan jalannya pemilu tahun 2019, apabila menemukan adanya kerawanan dan hambatan tersebut harus dapat mengambil tindakan tegas sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku sehingga tidak ada toleransi sekecil apapun bagi pihak-pihak yang akan mengganggu jalannya pemilu serentak tahun 2019.
Babinsa dan Babinkamtibmas harus mampu ikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarnya berita-berita hoax serta menguatnya politik identitas yang dapat menggerus disintegrasi bangsa.
(Jamal)
