Makassar, NewsMetropol – Pangkalan Utama TNI AL VI Malassar menggelar operasi keamanan laut dan sosialisasi pengecekan keselamatan pelayaran, Selasa (31/12).
Kegiatan operasi Lantamal VI tersebut ditujukan kepada kapal-kapal yang digunakan untuk mengangkut masyarakat dari makasar Ke pulau-pukau di sekitarnya ataupun sebaliknya di perairan wilayah kerja Lantamal VI.
Operasi Keamanan dan sosialisasi keselamatan yang dipimpin langsung oleh Asisten Operasi (Asops) Danlantamal VI Kolonel Laut (P) Ardhi Sunaryo itu menggunakan Kapal Angkatan Laut Patkamla Langkai II.6.63 dan Sea Rider.
Dalam operasi keamanan dan sosialisasi itu, selain mengecek keamanan dan keselamatan pelayaran juga mengajak para pengguna transportasi laut antar pulau agar menggunakan keselamatan diri selama di atas kapal, ditandai dengan memasangkan life jacket (baju pelampung) ke ABK dan penumpang kapal, serta memberikan pengarahan kepada seluruh nahkoda/ABK.
Asops Danlantamal VI menjelaskan, tujuan utama dari operasi keamanan dan sosialisasi keselamatan berlayar bagi kapal penumpang dan nelayan serta masyarakat di seluruh wilayah kerja Lantamal VI agar kejadian kecelakaan di laut bisa dicegah dan diminimalisir terutama menjelang kegiatan-kegiatan libur bersama seperti tahun baru.
“Pada umumnya kecelakaan di laut faktor utama yang berpengaruh yaitu faktor cuaca yang buruk, ombak besar dan ketidaksiapan diri orang-orang yang menggunakan transportasi laut yang kurang disiapkan seperti tidak menggunakan life jacket. Ditambah lagi, sekarang sdh memasuki musim Barat, musim hujan yang biasa melanda Sulawesi Selatan mulai bulan Desember hingga bulan Maret mengakibatkan perubahan ombak yang lebih besar,” ujarnya.
Dalam kegiatan sosialisasi keselamatan pelayaran, tambah Kolonel Ardhi, akan disampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan keselamatan pelayaran antara lain, kelengkapan dokumen kapal, serta keselamatan navigasi dan komunikasi.
“Kami juga terus menekankan agar nakhoda kapal memperhatikan keadaan cuaca pada saat akan melaksanakan pelayaran, tersedia alat keselamatan diri (Life Raff, pelampung) di kapal, serta mencatat nomor darurat dari pangkalan TNI Angkatan Laut terdekat yang bisa dihubungi apabila terjadi permasalahan di laut,” jelasnya.
Pamen Melati Tiga ini menambahkan bahwa kegiatan ini sangat perlu dilakukan secara berkelanjutan, terlebih saat ini, sudah mulai memasuki musim angin barat sehingga perlu penekanan kembali kepada pengguna laut seluruh wilayah Lantamal VI.
“Lantamal VI harus bekerjasama dengan instansi yang bergerak di bidang maritim untuk menumbuhkan sinergitas dalam melaksanakan pengamanan dan meningkatakan keselamatan pelayaran, oleh karena itu dalam operasi dan sosialisasi keselamatan pelayaran ini kami juga berkordinasi dengan Polairud Makassar,” pungkasnya.
(Red)
