Haji Ipul bersama Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono dalam acara silaturahim warga RW 007 Kelurahan Rawa Badak Selatan,

Haji Ipul bersama Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono dalam acara silaturahim warga RW 007 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Rabu (28/12).

Jakarta, Metropol – Usai mendatangi warga Pasar Ular Plumpang, selanjutnya Calon Gubernur DKI Jakarta 2017 nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono menyempatkan diri hadir di acara silaturahim warga RW 007 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Rabu (28/12).

Acara sederhana digelar di Jalan Masjid, Plumpang yang diprakarsai pengusaha muda asal Madura Haji Ipul tersebut untuk mendatangkan Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono. Kedatangan Agus Harimurti Yudhoyono beserta rombongan disambut oleh ratusan warga.

Menurut Haji Ipul, calon Gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono adalah sosok pemimpin yang tegas dan santun.

“Dengan dukungan kita semua, Insya Allah Pak Agus terpilih menjadi Gubernur Jakarta. Beliau tegas dan santun,” ujar Haji Ipul kepada Metropol, ditengah acara silaturahim warga dirumahnya, Jalan Gang Masjid, Koja, Jakarta Utara, Rabu (28/12).

Sementara itu, calon Gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono dalam kampanyenya di Pasar Ular Plumpang mengatakan, masalah kejahatan di Ibu Kota, seperti kasus pembunuhan sadis satu keluarga di Pulomas, perlu diterapkan sebuah hukuman yang tegas bagi para pelaku kriminal agar ada efek jera.

Untuk menerapkan hukuman yang tegas, lanjut Agus, perlu kerja sama dari semua pihak. Menurutnya, tak mungkin polisi, tentara setiap saat memonitor secara langsung apa yang terjadi di lingkungan warga.

Oleh karena itu, Agus berharap RT RW dimaksimalkan perannya untuk mencegah tindakan kejahatan di lingkungan masyarakat.

“Inilah saya berharap RT RW berperan aktif memberi edukasi dan warning. Termasuk memberi informasi yang akurat kepada penegak hukum sehingga dapat membantu melakukan tugasnya,” terang Putra sulung Presiden RI ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono.

Ditegaskan Agus, kehadiran aparat keamanan dan penegak hukum tak serta merta melepas tanggung jawab masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungannya. Masyarakat harus terus berperan aktif menjaga stabilitas kondisi lingkungan sekitar mereka.

“Tentu tak serta merta melepaskan kita dari tanggung jawab untuk melindungi dan menjaga diri kita. Meningkatkan sistem keamanan lingkungan dengan IT sistem sehingga segala kegiatan di Ibu Kota termonitor sehingga masyarakat aman baik di pagi, sore dan malam hari,” pungkasnya.

 (Aji/Imr)

KOMENTAR
Share berita ini :