IMG-20200216-WA0078

Kegiatan Pendidikan Dan Latihan Dasar Angkatan XI oleh Front Laskar Pecinta Alam (Fakta) Barru, di Poddo, desa Lasitae, kecamatan Tanete Rilau, Ahad (16/2).

Barru, NewsMetropol – Front laskar pecinta alam (FAKTA) Barru melakukan pendidikan dan latihan dasar (Diklastar) pencinta alam di Bulu Poddo dusun Balleanging desa Lasitae kecamatan Tanete Rilau, kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Kegiatan Indoor Diklastar dimulai pada tanggal 12 Februari sampai 14 Februari 2020 lalu di sekretariat FAKTA Barru dan dilanjutkan pada kegiatan autdoor selama 2 hari yakni pada Sabtu (15/2) dan berakhir, Ahad (16/2).

Kegiatan yang bertemakan “Menumbuhkan Loyalitas kader serta menjunjung tinggi kode etik pecinta alam” bertujuan untuk lebih menumbuhkan loyalitas Kader.

“Sesuai dengan motto kami yaitu solidaritas, loyalitas, dan integritas adalah logistik abadi FAKTA Barru, jadi untuk mencapai suatu tujuan dalam menumbuhkam loyalitas kader itu kita harus mengekedepankan yang namanya solidaritas,” kata Agus Effendy, Sekretaris umum FAKTA Barru, melalui pesan Whats up nya, Ahad (16/2).

Effendy menambahkan bahwa di FAKTA Barru, solidaritas harus menjadi logistik ataupun makanan kita sehari- hari sebagai bentuk persaudaraan yang melebihi dari pada teman.

“Jangan heran ketika kami menerapkan aturan di FAKTA Barru di larang keras sesama anggota bawa perasaan atau sampai pacaran karna kita sesama anggota sudah seperti saudara kandung sendiri,” katanya lagi.

Lalu kata Effendy, pada proses kegiatan indoor sampai outdoor angkatan XI banyak peserta yang antusias untuk mengikuti pendidikan dan latihan dasar akan tetapi ada juga beberapa yang tidak mampu menyelesaikan seluruh rangakaian DIKLATSAR yang mengakibatkan calon peserta tidak lulus kriteria, dari beberapa peserta yang tidak lulus di akibatkan tidak mampu melanjutkan seluruh rangkaian outdoor.

“Kami ucapkan selamat datang angkatan XI selamat berproses mari kita lestarikan alam sekitar mari kita menjaga motto Kabupaten barru yaitu Hijau, Bersih, Asri dan Indah (HIBRIDA),” terang Efendy atau biasa di kenal dengan nama lapangan “KAMBOJA”.

(Ahkam)

KOMENTAR
Share berita ini :