Drone Tempur Turki yang sedang menjalani uji coba.
Istanbul, NewsMetropol – Turki berhasil melakukan uji coba terhadap prototipe drone tempur keduanya.
Menurut perusahan pembuatnya, Baykar Makina, drone yang dijuluki Kendaraan Udara Tempur Tak Berawak (UCAV) Bayraktar Akinci itu diterbangkan selama 62 menit di Barat Laut Turki.
“Drone kami berhasil menyelesaikan semua fase uji,” kata petugas Teknologi Perusahaan, Selcuk Bayraktar seperti dikutip Anadolu Agency, Jum’at (14/8).
Kata dia pada Desember lalu, drone itu telah menyelesaikan penerbangan uji pertamanya dan berada di udara selama 16 menit.
Pada Mei, drone mendarat di Komando Pangkalan Bandara Corlu di Provinsi Tekirdag untuk menjalani pengujian.
Lanjutnya, prototipe ketiga drone buatannya sedang diintegrasikan di pusat penelitian pabrikan dan pengiriman pertama direncanakan pada akhir tahun ini.
Untuk diketahui, prototipe pertama melakukan penerbangan kedua pada 10 Januari.
Pesawat tak berawak yang memiliki lebar sayap 20 meter dan mampu membawa beban seberat 1.350 kilogram itu dapat terbang selama 24 jam.
Drone itu juga menyediakan keamanan penerbangan yang tinggi dengan kontrol penerbangan otomatis penuh dan sistem “auto-pilot triple-redundant”.
Pesawat itu dilengkapi dengan radar AESA (susuna yang dipindai secara elektronik aktif) buatan lokal dan rudal udara-ke-udara Gokdogan dan Bozdogan yang dapat meluncurkan beberapa amunisi buatan lokal, seperti rudal jelajah SOM.
Drone tersebut juga mampu mengumpulkan dan menyimpan data dari sensor dan kameranya berkat enam komputer kecerdasan buatan (AI).
Pesawat tanpa awak itu akan mendeteksi target darat yang tidak terlihat oleh mata manusia dan terbang tanpa GPS dengan sistem AI-nya.
(Red/Sumber)
