Dandim 1405/Mlts Letkol Kav Ali Syaputra Siregar. SH, MH, didampingi Ketua Persit KCK Cabang XL Dim 1405/Mlts Ny. Masna Sari Dewi Siregar, SE, menghadiri Upacara peringatan HUT TNI Ke-74, di Lapangan Merdeka Watang Pone, Kabupaten Bone, Sabtu (5/10).
Bone, NewsMetropol – Komandan Kodim (Dandim) 1405/Mallusetasi Letkol Kav Ali Syahputra Siregar, S.H, M.H menghadiri Upacara peringatan HUT TNI Ke-74 tahun 2019, di Lapangan Merdeka Watang Pone Kelurahan Mannurunge Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, Sabtu (5/10).
Membacakan amanat Panglima TNI, Danrem 141/TP Kolonel Inf. Suwarno mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke-74” dan “Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia”, yang kita cintai dan banggakan bersama.
“Saya bangga kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI yang telah menunjukkan profesionalitasnya, dalam melaksanakan setiap tugas yang telah dipercayakan rakyat, bangsa dan negara,” ujarnya.
Dia juga mengatakan bahwa dirinya yakin keluarga dan seluruh rakyat Indonesia juga bangga terhadap profesionalitas TNI.
“Hal itu harus disyukuri sekaligus menjadi cambuk bagi kita semua untuk berbuat lebih baik lagi. Oleh karena itulah, tema pokok pada kegiatan HUT ke-74 ini adalah TNI Profesional Kebanggaan Rakyat,” ujarnya lagi.
Panglima TNI juga mengucapkan rasa hormat dan bela sungkawa yang mendalam atas gugurnya prajurit-prajurit terbaik TNI dalam melaksanakan tugas negara.
“Kami yang ditinggalkan akan melanjutkan tugas yang diamanahkan dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan kesabaran,” harapnya.
Dia menambahkan bahwa sebagai alat negara, tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin kompleks.
Kata dia, perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru. Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang.
Hal ini jelas dia telah menjadikan konsep peperangan menjadi tidak lagi terbatas dalam suatu batas teritorial dan masuk ke berbagai dimensi.
“Sebagai contoh perang siber yang disertai perang informasi, walaupun tidak menghancurkan, namun sangat merusak bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Konsep-konsep inipun mengaburkan filosofi perang konvensional dengan menggeser dimensi waktu, karena perang-perang tersebut terjadi di masa damai. Ditambah lagi potensi bencana alam yang dapat terjadi setiap saat. Ancaman militer dan nir militer berubah dan TNI harus siap menghadapinya,” jelasnya.
Dia menuturkan bajwa untuk menghadapi kompleksitas ancaman di atas, diperlukan Postur TNI ideal yang dibangun sesuai kebijakan pertahanan negara dan disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Pembangunan Postur TNI meliputi pembangun.
Turut hadir dalam upacara tersebut, diantaranya Bupati Bone Dr. H. A. Fahsar Padjalangi M.Si, Kasrem 141/TP Letkol Inf Bobbie Triyantho S.I.P, Danyon 726/Tml Letkol Inf Prasetiyo Ari Wibowo, Kapolres Bone AKBP. Muh. Kadarislam Kasim, Kapolres Soppeng AKBP. Dedy Dewantho, Kapolres Wajo AKBP. Asep Marsel Suherman,, Kapolres Bulukumba AKBP Syamsu Ridwan, Kapolres Sinjai AKBP. Sebpril Sesa, Para Dandim Jajaran Korem 141/ TP, Para Dan/Kabalak Rem 141/ TP, Para Kasi/Pasi Rem 141/ TP, Wakil Walikota Pare-Pare H. Pangerang Rahim, Wakil Bupati Barru Ir. H. Nasruddin AM. M.Si, Asisten 1 Pemda Soppeng Arif Dimas, dan Kajari Bone Hj. Nurni Farahyanti SH, MH.
(Azis Kane)
