Perbaikan jembatan oleh TNI

Warga di Labuang Bajo bersama TNI bangun jembatan 32 Meter.

Kolaka, Metropol – Dalam rangka membuka keterisolasian warga di Labuang Bajo Kelurahan Wolo, Kodim 1412/Kolaka membangun sebuah Jembatan. Jembatan yang berkonstruksi kayu itu dimaksudkan untuk menghubungkan Dusun Labuang Bajo dengan daerah di sekitarnya yakni Kelurahan Wolo, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka.

Komandan Kodim 1412/Kolaka Letkol Inf. Seniman Zega, SE mengatakan, jembatan yang dibangun oleh pihaknya memiliki volume 32 M X 2 M yang saat ini tahap pembangunannya memasuki pemasangan tiang, gelagar jembatan dan lantai jembatan.

“Sebelumnya di sana ada jembatan hanya saja telah ambruk ketika banjir bandang melanda Kolaka beberapa waktu lalu,” ujar Seniman Zega, kepada Metropol, pada Senin (27/3) kemarin.

Baca Juga:  Kerahkan 21.707 Personel dan Beragam Alutsista, TNI AD Perkuat Bantuan Kemanusiaan di Sumatera

Kata dia, bahan material untuk pembangunan jembatan tersebut adalah murni swadaya masyarakat Labuan Bajo dan Kelurahan Wolo, namun, pekerjaannya dilaksanakan bersama oleh anggota Kodim 1412/Kolaka beserta warga masyarakat Dusun Labuang Bajo dan Kelurahan Wolo.

“Saat  ini ada 21 orang yang bekerja; 2 orang tehnisi dari dinas PU sebagai supervisi, 10 orang tukang dari masyarakat dan 4 orang anggota Pimu dari Koramil 1412-04/Kolaka dan dibantu oleh 5 orang masyarakat Labuan secara bergilir,” sebutnya.

Orang nomor satu di jajaran Kodim 1412/Kolaka itu menambahkan, sejak musim penghujan melanda Kabupaten Kolaka beberapa hari terakhir ini, Desa Labuang Bajo tidak dapat lagi diakses dengan menggunakan kendaraan darat.

“Karena jembatannya sudah ambruk, sehingga untuk ke dusun itu kita harus menuggu air surut,” katanya lagi.

Baca Juga:  Wakil Panglima TNI Pimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat 139 Pati

Akibatnya, kata Mantan Pabandya Binkar Kodam VII/Wirabuana tersebut, aktifitas masyarakat yang akan menjual hasil pertanian dan anak-anak sekolah dari Dusun Labuang Bajo menuju ke Kelurahan Wolo dan Kecamatan Wolo. Kabupaten Kolaka terhenti total.

“Kondisi itu tidak bisa dibiarkan sehingga saya mengajak tokoh masyarakat dan warga Labuan untuk mencari solusi agar jembatan tersebut dapat dibangun kembali,” pungkasnya.

(M. Daksan)

KOMENTAR
Share berita ini :