Kepala Seksi Intelijen Korem 143 HO Letkol Inf

Kasiintel Korem 143/HO Letkol Inf. Aries Dwianto memberikan materi pada  acara seminar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda di Hotel Calrion Kendari, Jumat (28/10).

Kendari, Metropol – Kepala Seksi Intelijen (Kasiintel) Korem 143/HO Letkol Inf. Aries Dwianto menegaskan bekerja secara profesional  adalah salah  satu perwujudan Bela Negara.

Dikatakannya, Bela Negara adalah tekad, sikap, dan perilaku warga negara yang dilakukan secara teratur, menyeluruh, dan terpadu serta dijiwai oleh kecintaan kepada NKRI berdasarkan pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup Bangsa dan Negara.

“Sebagai warga Negara  Indonesia kita wajib untuk membela Negara kita dari setiap ancaman dan gangguan baik langsung maupun tidak langsung entah itu bersumber dari dalam maupun dari luar negeri,” ujar Aries saat memberikan materi kepada seluruh karyawan Hotel Calrion Kendari dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke 88 di  Hotel Calrion, Jumat (28/10).

Baca Juga:  Panglima TNI Sambut Kepulangan Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-V MONUSCO

Lanjut Aries, karena itu bela negara bukan hanya menjadi hak dan kewajiban TNI tetapi menjadi hak dan kewajiban seluruh warga negara sebagaimana diatur dalam  pasal 27 ayat 3 UUD 1945  yang menyatakan bahwa semua warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara dan pasal 30 ayat 1 UUD 1945 menyatakan bahwa tiap-tiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.

“Sebagai golongan profesional, menjalankan profesi kita sebaik mungkin itu berarti kita telah berpartisipasi aktif dalam bela negara,” kata Aries lagi.

Aries juga mengatakan Ancaman dan gangguan bagi eksistensi NKRI bukan hanya berasal dari gangguan yang bersifat Militer namun juga bisa bersumber dari non militer. “Untuk mengatasi ancaman non-militer tersebut  perlu adanya keamanan atau ketahanan lingkungan, energi, pangan, dan ekonomi, maka pengabdian bela negara melalui profesi terbuka sangat luas,” jelasnya.

Baca Juga:  Panglima TNI Sambut Kepulangan Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-V MONUSCO

Lebih jauh Kasiintel Korem 143/HO mengatakan  keberadaan Hotel Clarion di Sulawesi Tenggara yang telah memberikan sumbangsih yang besar dalam perputaran perekonomian di Kota Kendari juga merupakan bagian dari bela negara.

“Bayangkan berapa jumlah pengannguran yang berhasil dikurangi oleh karena hadfirnya hotel ini. Belum lagi pajak yang telah disetorkan pihak Hotel kepada pemerintah,” jelas Aries.

Sementara itu, Human Resource Manager Hotel Clarion Kendari Adam G. Johns kepada sejumlah wartawan mengatakan urgensi pelaksanaan seminar oelh pihaknya karena untuk menanamkan rasa nasionalisme yang kuat bagi seluruh karyawan hotel Clarion.

“Disini kan, karyawannya berasal dari semua suku bangsa yang ada di Indonesia, oleh karenanya persatuan, nasionalisme harus terus kami pupuk demi terwujudnya team work yang solid guna meningkatkan performence perusahaan,” pungkas Adam.

(M. Daksan)

KOMENTAR
Share berita ini :