Ada Rusuh di Kota Lumajang

Polres Lumajang pada simulasi pelatihan Sistem Pengamanan Kota. di depan Stadion Semeru Kabupaten Lumajang, Jum’at (22/3).

Lumajang, NewsMetropol – Sekumpulan massa berunjuk rasa dengan dijaga puluhan Personil Polisi, yang kemudian tiba-tiba pecah menjadi rusuh. Dimana dalam kerusuhan itu terjadi lempar-lemparan sehingga anggota Dalmas Polres Lumajang yang mengawal demo tersebut tidak dapat dikendalikan.

Selanjutnya, kedatang Tim Cobra Polres Lumajang menggunakan puluhan motor tril lengkap dengan senjata laras panjang langsung mengamankan beberapa orang dan dimasukkan kedalam mobil Polisi.

Terlihat puluhan personil TNI dan Polri berjaga disudut-sudut kota Lumajang untuk mengantisipasi kerusuhan lebih meluas. Selanjutnya, TNI, Polri dan Satpol PP juga melakukan patroli keliling keseluruh kota Lumajang.

Ternyata, TNI-Polri bersama pemerintah Daerah sedang melakukan serangkaian pelatihan Sistem Pengamanan Kota dalam rangka mengatasi kerusuhan akibat konflik horizontal yang dapat terjadi karena masalah Pemilu yang sebentar lagi memasuki tahap kampanye akbar.

Baca Juga:  Kapolda Banten Ajak Mahasiswa dan Insan Pers Perkuat Sinergi dalam Peringatan Nuzulul Quran dan Buka Puasa Bersama

Kegiatan simulasi Sispam Kota ini dilaksanakan, pada Jum’at (22/3) di depan Stadion Semeru Kabupaten Lumajang itu dihadiri semua unsur yaitu dari TNI, Polri, Pemda, Pengadilan Negeri, Kejaksaan, KPU, Bawaslu dan potensi masyarakat lainnya.

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban, SH SIK MM MH menerangkan, bahwa simulasi Sispam Kota ini bertujuan untuk melatih petugas dalam mengendalikan situasi bila ada peristiwa kerusuhan yang sewaktu waktu dapat terjadi menjalar dan bersifat meluas.

Dari simulasi Sispam Kota ini kata Kapolres, Polri, TNI, Satpol PP dan potensi masyarakat lainnya masing masing memiliki peran. “Semuanya berperan berdasarkan eskalasi kerusuhan yang terjadi,” terang AKBP Arsal, kepada NewsMetropol, Jum’at (22/3).

Baca Juga:  Dirlantas Polda Metro Jaya Pimpin Rakor Persiapan Angkutan Lebaran di Pelabuhan Tanjung Priok Bersama Asosiasi Logistik dan Asosiasi Trucking

Sementara itu, Dandim 0821/Lumajang Letkol Inf. Ahmad Fauzi S.E menyampaikan tentang tugas perbantuan TNI ke Polri. Kata dia pihaknya membantu Polri apabila kekuatan Polri sudah tidak mampu menangani kerusuhan yang terjadi.

“Sudah ada aturan terkait perbantuan TNI ke Polri dalam kondisi-kondisi tertentu. Dalam simulasi Sispam Kota ini tergambar posisi masing-masing. Tujuan utamanya adalah membuat Kota Lumajang selalu kondusif, kalau ada kerusuhan, kami akan bantu Polri untuk menetralisir situasi,” pungkas Letkol Inf. Fauzi.

(MP/PolresLumajang)

KOMENTAR
Share berita ini :