Danlanud Rembiga, Kolonel (Pnb) Dodi Fernando, SE, M.Sc. memberikan keterangan pers kepada awak media disela-sela acara lomba mancing di Lanud Rembiga, Sabtu (3/1).
Mataram, NewsMetropol. Jajaran TNI Polri menggelar lomba mancing di Lanud Rembiga, Sabtu (3/1).
Acara santai ini dilaksanakan untuk memperkuat sinergitas dan meningkatkan kesolidan antara TNI dan Kepolisian untuk persiapan menghadapi pilkada tahun ini.
“Kapolda sangat insiatif selalu mengumpulkan kita untuk meningkatkan soliditas antara kita dalam menghadapi tugas apapun, negara ini akan aman jika TNI dan Polri solid,” ungkap Danlanud Rembiga, Kolonel (Pnb) Dodi Fernando, SE, M.Sc.
Dalam kesempatan ini, Danlanud Rembiga ini menyampaikan tugas TNI yang siap siaga jika diminta bantuan dari kepolisian, karena tugas keamanan merupakan tugas kepolisian tapi TNI tetap siaga jika diminta oleh kepolisian.
TNI menyiapkan pasukan untuk keamanan pilkada mengingat ada potensi kesulitan dan kekurangan pasukan dari kepolisian dalam menangani pilkada serentak.
“Karena semua pemilukada serentak di daerah, polisi tidak punya kekuatan untuk menggeser pasukan dari Jakarta maupun dari kota besar lainnya. Sehingga dipersiapkanlah pasukan TNI yang ada di daerah untuk membantu Polri,” tambah Kolonel Dodi Fernando.
Ia pun menambahkan, TNI AU Lanud Rembiga menyiakan dua peleton PHH untuk membantu Kepolisian apabila di butuhkan sewaktu waktu.
“TNI AU Lanud Rembiga Siapkan Dua Peleton PHH untuk membantu mengamankan Pilkada serentak,” tegas Danlanud Rembiga.
Dalam akhir keterangannya, Danlanud mengatakan secara tegas selama masih aman di tangan kepolisian, TNI berada di barisan belakang, TNI tidak boleh berada di depan dalam hal politik.
Namun, TNI mempunyai kewajiban melindungi masyarakat jika terjadi gangguan keamanan yang tinggi di daerah secara tiba-tiba.
(Amrin)
