Calon Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang (AAN) didampingi Welham Hafied (Elong), Andi Rudi Baso dan Thamrin Barubu selaku pengurus Tim JJS Agus-TBL se Jabodetabek, bertempat di Kedai Kopi Phoenam Menteng, Jakarta Pusat, Jum’at (19/1).
Jakarta, NewsMetropol – Calon Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang (AAN) menegaskan, dirinya senantiasa mengedapankan kesantunan dalam berpolitik.
Lanjutnya, politik santun yang diimplementasikannya dimaksudkan untuk meminimalisir lawannya dalam politik.
“Jangankan jadi lawan, jadi teman saja belum tentu mau mendukung kita,” ujar AAN kepada Wartawan saat ditemui di Kedai Kopi Phoenam Menteng, Jakarta Pusat, Jum’at (19/1) kemarin.
Pernyataan tersebut juga dimaksudkan untuk menepis adanya issu yang menyebut dirinya telah menjegal kandidat lain untuk memperoleh pintu parpol dalam perhelatan pilgub Sulawesi Selatan periode 2018-2023 ini.
Lebih jauh dia mengatakan, bahwa sebagai kandidat Gubernur Sulsel, dirinya memiliki komitmen kuat untuk meneruskan capaian keberhasilan pembangunan Sulawesi Selatan saat ini.
“Sebagai incumbent saya punya komitmen untuk menjaga apa yang kita hasilkan hari ini,” tegasnya.
Diapun menuturkan beberapa capaian selama dirinya mendampingi Syahrul Yasin Limpo (SYL) dalam memimpin Provinsi Sulsel antara lain pertumbuhan ekonomi diatas 7 %, Kemiskinan 12 %, pengangguran 5 %, opini audit BPK yang mencapai WTP ataupun Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang melampaui angka rata-rata capaian nasional.
“Sudah 10 tahun ini kita bekerja, sudah 7 kali WTP, dari disclaimer tahun 2008, 2009 WDP dan mulai tahun 2010 kita sudah WTP,” jelasnya.
Untuk diketahui perhelatan Pilgub Sulsel diikuti oleh empat pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur yaitu, Agus Arifun Nu’mang (AAN) – Tanribali Lamo, Nurdin Abdullah (NA) – Andi Sudirman Sulaiman, Nurdin Halid (NH) – Azis dan Ichsan Yasin Limpo (IYL) – Cakka.
(M. Daksan)
