Jakarta, Metropol – Melalui Operasi Bersih Nindikat Narkoba (Ops Bersinar) Jaya 2016, Polsek Taman Sari melakukan penertiban pedagang bong dan cangkong atau alat hisap narkoba jenis sabu, di kawasan Pancoran Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat, pada Rabu malam (13/4) lalu.
Menciptakan kamtibmas di wilayahnya, Kapolsek Taman Sari AKBP Suhermanto, S.Ik. M.Si memimpin lansung operasi penertiban pedagang bong dan cangkong atau alat hisap sabu itu.
Suhermanto mangatakan, sebelum kami melakukan penertiban, jauh-jauh hari sebenarnya sudah kami berikan peringatan agar para pedagang kaki lima yang menjual bong itu tidak lagi berjualan alat hisap sabu tersebut.
“Jauh hari sudah kami ingatkan, jangan berjualan bong atau alat hisap sabu itu,“ kata AKBP Suhermanto, saat ditemui Metropol di ruang kerjanya, Kamis (14/4) kemarin.
Namun, dalam kenyataanya setelah diberi peringatan dan imbauan seminggu sebelumnya, imbauan tersebut tidak diindahkan oleh pedagang. Sehingga pihak Polsek Taman Sari melakukan tindakan tegas dengan melakukan penyita barang dagangan mereka dan penjualnya digiring ke Mapolsek Metro Taman Sari Polres Metro Jakarta Barat untuk diperiksa lebih lanjut.
Sebelumnya menurut Kapolsek Taman Sari, pedagang bong dan cangkong memang tak tersentuh. Mereka dengan bebas memperdagangkan alat pengisap sabu tersebut, bahkan dengan dengan terang-terangan tanpa rasa takut. “Ketika pelakunya saya tanya mengapa berani memperdagangnya alat isap narkoba (sabu) tersebut, mereka mengatakan karena setahunya bong tidak dilarang dijual,” ujar Perwira Menengah ini dengan pangkat dua melati dipundaknya.
Dengan telah dibersihkannya pedagang bong dari kawasan Pancoran Glodok, Taman Sari, kini para pedagangnya tidak lagi berani berjualan di kawasan tersebut. Pihak polsek pun terus memantau kawasan itu agar para pedagang tidak kembali menjual alat hisap barang haram tersebut
Masih terkait dengan pencegahan narkoba di wilayah Polsek Metro Taman Sari, beberapa waktu lalu (4-4-2016), Kapolsek bersama jajaran anggotanya juga melaksanakan kegiatan membagi-bagikan bunga mawar dan memasang stiker bertuliskan jauhi narkoba ke pengendara yang melintas di Taman Sari, Jakarta Barat.
“Dengan pemasangan stiker “Stop Narkoba”, ini diharapkan masyarakat bisa mengerti akan bahaya narkoba kemudian menjauhinya,“ terang Suhermanto, sembari menambahkan kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Operasi Bersinar Jaya 2016 yang digelar oleh anggota Polsek Metro Taman Sari.
Ketika ditanya soal kiatnya menjaga dan menciptakan kamtibmas di wilayahnya, Kapolsek yang lulusan Akpol tahun 2000 ini mengatakan, pertama tentunya akan melanjutkan kebijakan pimpinan kapolsek sebelumnya yang sudah berjalan dengan baik, seperti program sambang masyarakat yang telah rurin dilaksanakan.
Sementara itu, dibidang lalu lintas, pihaknya juga melakukan terobosan dengan melakukam pengaturan secara intensif pagi dan sore di titik-titik rawan kemacetan, seperti Asemka, Beos, Pasar Pagi.
(Baso Susanto)
