IMG-20260921-WA0016
Reporter : Muh. Saleh | Editor : Widi Dwiyanto

LUWU TIMUR, NEWSMETROPOL.id – Sebuah kerikil kecil yang jatuh dari bak truk mungkin terlihat sepele bagi sopirnya. Namun bagi pengendara motor di belakangnya, itu bisa menjadi petaka.

Pasir dan kerikil yang berhamburan dari truk pengangkut material tanpa penutup terpal kini menjadi ancaman nyata di jalanan Luwu Timur.

Tak sedikit pemotor yang harus mengerem mendadak, matanya perih terkena debu, hingga terjatuh karena jalan licin oleh tumpahan pasir.

Melihat kondisi itu, Satlantas Polres Luwu Timur tak tinggal diam.

Kasat Lantas Polres Luwu Timur, IPTU Malkadri Ibrahim dengan tegas meminta seluruh sopir truk material untuk beretika di jalan wajib tutup terpal.

Baca Juga:  Satlantas Polres Kotim Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

Menurutnya, membiarkan muatan terbuka bukan lagi soal kebersihan jalan, tapi soal empati dan nyawa.

“Dihimbau kepada pengemudi yang mengangkut material pasir dan sejenisnya agar menutup muatannya dengan terpal untuk keamanan bersama di jalan,” tegas Malkadri.

Ia menjelaskan, bahwa selembar terpal memiliki dua fungsi vital. Pertama, menyelamatkan nyawa pengguna jalan lain dari material yang beterbangan. Kedua, menjaga lingkungan dari polusi debu dan ceceran yang merusak badan jalan.

“Bayangkan jika pasir itu masuk ke mata pemotor atau anak sekolah yang dibonceng. Kita tidak mau ada korban hanya karena kelalaian menutup terpal,” katanya.

Satlantas berharap himbauan ini bukan sekadar didengar, tapi dipatuhi.

Polisi akan terus melakukan patroli dan penindakan bagi truk yang masih nekat mengumbar muatannya secara terbuka karena, di jalan raya, keselamatan adalah milik bersama.

KOMENTAR
Share berita ini :