Ops Ketupat Ranakah 2021

NTT, NewsMetropol – Dalam rangka memotifasi anggota di lapangan pada kegiatan operasi ketupat ranakah tahun 2021, Kapolres TTS AKBP Andre Librian, SIK., dan Dandim 1621 TTS Letkol CZI Koerniawan Pramulyo turut melakukan razia di pintu masuk wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) di Batuputih, Jumat (07/05).

Kapolres AKBP Andre Librian, SIK., mengatakan bahwa pihaknya dan Dandim 1621 TTS turun tangan melakukan razia, dalam rangka giat operasi ketupat ranakah tahun 2021 tidak ada niat lain melainkan hanya memberikan motifasi dan contoh yang baik bagi anggota yang bertugas di lapangan agar semangat melaksanakan tugas.

Menurutnya kegiatan razia berlangsung di posko utama yakni pintu masuk wilayah Kab TTS  di Batuputih yang jarak tempuh 40 km arah kupang dan ibu kota Kabupaten TTS, Kota SoE.

Baca Juga:  Keunikan Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Pangandaran Gelar Emotional Cleansing Training

Sasaran operasi ketupat tahun ini mengikuti amanah Presiden RI Jokowi dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yaitu larangan mudik bagi umat muslim, sehingga jalan protokol kesehatan dilakukan penertiban terutama di pintu masuk wilayah Kabupaten TTS.

“Setiap orang yang melintas wilayah Kabupaten TTS harus menujukan surat jalan yaitu bukti surat repid tes antigen yang isinya negatif Covid-19 dan sertifikat sudah selesai vaksin, serta menunjukan KTP-nya. Apabila tidak ada maka kita minta pelintas putar kembali kewilayah asal,” jelas Kapolres Andre.

Sementara Dandim 1621 TTS Letkol CZI Koerniawan Pramulyo mengatakan bahwa berdasarkan surat edaran kepala BNPB nomor 13 tahun 2021 di larang mudik bagi umat muslim yang akan merayakan Idul Fitri 1442 H.

Baca Juga:  Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Gelar Khitanan Massal, Donor Darah dan Bakti Kesehatan Gratis

“Untuk di Kabupaten TTS, kita bergabung dalam Satgas operasi kegiatan. Operasi ini tidak terbatas kepada umat muslim  saja tetapi menyeluruh di mana seluruh anggota kita kerahkan melakukan razia masker dan disiplin protokol kesehatan. Bagi masyarakat yang tidak patuhi protokol kesehatan, kita tertibkan dan pulangkan ke daerah asal, tidak boleh melintas di wikayah Kabupaten TTS,” kata Dandim Koerniawan.

Dandim 1621 TTS berharap agar warga masyarakat wajib taat protokol kesehatan,  hindari kerumunan, memakai masker, mencuci tangan dan batasi perjalanan yang tidak penting guna menghindari penyebaran virus Covid-19 yang transit dari luar negeri saat ini,” tutupnya.

(Fan)

KOMENTAR
Share berita ini :