Pocil

Kapolres Lumajang AKBP Muhamad Arsal Sahban, SH,SIK,MH,MM., dan jajarannya serta peserta seleksi Polisi Cilik tahap II, Rabu (16/1).

Lumajang, NewsMetropol – Sebanyak 115 siswa siswi Sekolah Dasar (SD) dari seluruh wilayah Lumajang mengikuti seleksi untuk menjadi anggota Polisi Cilik (Pocil) yang diselenggarakan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Lumajang di Aula Gedung Olah Raga Amanda Sport Center, Rabu (16/1).

Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP I Gede Putu Atma Giri juga turun langsung untuk memantau dalam pencarian bibit terbaik untuk selanjutnya dilatih menjadi anggota Pocil Polres Lumajang tersebut.

“Peserta Pocil ini diikuti oleh 29 Sekolah Dasar yang ada di wilayah Lumajang. Tahap pertama itu ada sekitar 290 anak, kemudian telah kita kerucutkan menjadi 115 siswa” ujar Giri.

Tak sampai disitu, dari 115 anak tersebut akan diseleksi lagi menjadi 50 anak. Dari jumlah itu, maka akan mengerucut menjadi 31 anak yang siap didik menjadi Pocil yang akan di didik khusus selama dua bulan menjadi Polisi Cilik.

Sebelum mengikuti seleksi, calon Pocil diwajibkan harus memenuhi beberapa kriteria, diantaranya adalah masuk 10 besar peringkat akademik di sekolahnya masing masing. Selain itu, mereka juga harus memiliki hobi olah raga maupun pernah mengikuti kegiatan baris berbaris di sekolahnya.

“Calon Pocil adalah siswa siswi kelas 3 ataupun 4 SD, jadi sekitar umur 9 ataupun 10 tahun. Dengan demikian, anak-anak yang kita didik menjadi polisi cilik ini akan membantu kita untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang tertib berlalu lintas. Nah, kalau anak-anak yang memperingatkan yang sudah dewasa, otomatis kan yang dewasa bakalan malu,” tutup Giri

Kapolres Lumajang AKBP Muhamad Arsal Sahban, SH,SIK,MH,MM., mengatakan, bahwa pemilihan Pocil ini didukung langsung oleh Bupati Lumajang.

“Pihak Pemda sangat mendukung keberadaan Pocil ini. Bupati Lumajang berjanji akan memfasilitasi ke eksistensian Pocil, termasuk pakaian yang akan mereka gunakan kelak,” kata Arsal saat hadir dalam acara seleksi Polisi Cilik.

Pria yang menyandang simbol dua melati di pundak ini menyatakan, Polisi Cilik ini akan dibentuk baik secara mental maupun fisik, untuk menjadi duta lalu lintas yang mumpuni.

“Jadi bagi para orang tua, jangan kaget kalau anaknya nanti menjadi anak yang hebat, dan luar biasa,” imbuh Kapolres.

Kapolres Lumajang berharap bahwa dengan adanya Pocil akan menumbuhkan semangat patuh terhadap peraturan berlalu lintas. Sehingga mereka akan menularkan semangat tersebut di lingkungannya serta terbiasa patuh terhadap peraturan hingga mereka dewasa.

“Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan untuk kemanusiaan,” kata Arsal.

(MP/PolresLumajang)

KOMENTAR
Share berita ini :