Kepala Seksi Teritorial Korem 143/HO Mayor Inf. Oot Sahrojat, dalam paparannya terkait bela negara di hadapan 68 calon Duta Genre Sultra.
Kendari, Metropol – Kepala Seksi Teritorial Korem 143/HO Mayor Inf. Oot Sahrojat, S. Ag., mengatakan bela negara merupakan tugas dan tanggungjawab bersama seluruh komponen bangsa Indonesia.
“Bela negara bukan hanya domainnya TNI tetapi juga merupakan tugas dan tanggungjawab seluruh warga negara Indonesia tanpa terkecuali. Hanya saja pelaksanaan bela negara diatur lagi oleh negara sesuai dengan profesi masing-masing,” ujar Oot di hadapan 68 calon Duta Genre Sulawesi Tenggara di Hotel Wixel Kendari, Kamis (6/4) kemarin.
Lanjutnya, sistem pertahanan negara Indonesia menganut sistem pertahanan semesta yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, serta segenap sumber daya nasional. Kata dia, semua komponen pertahanan itu dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah, dan berlanjut.
“Sistem pertahanan semesta memadukan pertahanan militer dan pertahanan nirmiliter yang saling menyokong dalam menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI, dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancama” ujarnya lagi.
Dia menjelaskan, hanya dalam pertahanan negara, TNI diposisikan sebagai Komponen Utama sedangkan komponen bangsa yang lainnya menjadi komponen cadangan bila sudah dipersiapkan secara dini atau menjadi komponen pendukung dalam pertahanan negara.
Dia menambahkan, tugas dan tanggung jawab pertahanan negara telah diamanatkan dalam UUD 1945 pada pasal 30 yang berbunyi Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pembelaan negara.
“Adapun ketentuan dalam pembelaan negara tersebut akan diatur dalam peraturan perundang-undangan,” tegasnya.
(M. Daksan)
