Reporter : Efan Baitanu | Editor : Widi Dwiyanto
NTT, NEWSMETROPOL.id – Sejumlah 51 orang warga Desa Lakat, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur mengalami keracunan usai mengkonsumsi bangkai babi. 1 orang diantaranya meninggal dunia, dan 1 orang masih dirawat di RSUD Timor Tengah Selatan.
Bupati Timor Tengah Selatan Egusem Piter Tahun melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan dr. R.A. Karolina Tahun menjelaskan, bahwa 51 warga Desa Lakat pada Senin 17 Juli 2023 beramai-ramai menikmati daging babi yang diduga babi sakit.
“Hari Senin kemaren warga Desa Lakat memotong daging babi yang diduga babi sakit sebanyak 13 tumpuk kemudian di bagi-bagi untuk di konsumsi. Seharusnya babi dikubur, 51 warga Desa Lakat malah beramai-ramai menikmati daging,” jelas Karolin, Rabu (19/07/2023).
“Usai konsumsi daging, korban Fransina Nesimnasi almarhum yang merupakan pemilik babi mengalami keracunan bersama Amelia Nesimnasi, kedua korban kemudian dilarikan petugas Puskesmas Kuatnana ke RSUD Timor Tengah Selatan pada hari Selasa 18 Juli 2023 untuk dirawat,” ungkap Karolin.
“Sekira pukul 21:00 Wita korban Fransina Nesimnasi (38) meninggal dunia, sedangkan korban Amelia Naklui (58) masih menjalani perawatan di IGD RSUD Timor Tengah Selatan,” tambahnya.
“Selanjutnya 49 warga lainnya yang belum bergejala sementara di observasi petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Timor Tengah Selatan di Posko yang di bangun sementara di Desa Lakat untuk para korban diberikan pelayanan lebih lanjut,” tutup Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS dr. R.A. Karolina Tahun.
Pantauan Wartawan di RSUD Timor Tengah Selatan, Rabu 19 Juli 2023 kemarin korban Amelia Naklui (58) warga Desa Lakat hendak di rujuk ke RS Prof W Z Yohanis Kupang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut terkait gejala keracunan yang di alami korban.
