Yonmarhanlan III Jakarta Jadi Tuan Rumah Operasi Waspada Wira Pari

Danpomal Lantamal III Kolonel Laut (PM) Acep Soedrajat, SH.

Jakarta, NewsMetropol – Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) III Jakarta menjadi tuan rumah Pos Komando (Posko) Operasi Penegakkan Ketertiban.

Menggunakan sandi “Waspada Wira Pari” operasi itu diselenggarakan oleh Polisi Militer TNI Angkatan Laut Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Pomal Lantamal) III Jakarta.

Danpomal Lantamal III Kolonel Laut (PM) Acep Soedrajat, SH mengatakan dalam operasi itu pihaknya menerjunkan kekuatan 45 personel dengan melibatkan Pomal Koarmada I, Pomal Kolinlamil.

“Dan juga dibantu oleh Provost Yonmarhanlan III Jakarta dan Provost Detasemen Perbekalan Pangkalan Marinir Jakarta,” ujar Danpomal Lantamal III dalam siaran persnya, Kamis (15/11).

Baca Juga:  Panglima TNI Tegaskan Pentingnya ASEAN Sebagai Jangkar Stabilitas Kawasan pada Sidang ke-23 ACDFM

Operasi ini kata dia dilaksanakan di Seputaran Komplek TNI AL Kelapa Gading Kodamar Sunter pada Rabu (14/11) kemarin.

Kata dia, sasaran penertiban dibagi menjadi 5 titik yaitu Pos Jembatan Baru, Pos Hypermart, Pos Kavling D, Pos Kavling C dn Pos Yonmarhanlan III.

“Sasaran operasi adalah mobil dan sepeda motor yang berplat dinas dan yang bukan dinas, baik pengendara umum maupun pengendara militer,” ujarnya lagi.

Lanjutnya, pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi kelengkapan surat surat kendaraan mobil maupun sepeda motor yang dinas maupun sipil dan bagi pengendara militer yang tidak sesuai warna helm TNI AL di lwajibkan mengganti warna helmnya sesuai standard TNI AL.

Kolonel Laut (PM) Acep Soedrajat, SH juga menyampaikan bahwa penertiban akan dilaksanakan secara berkesinambungan dengan melakukan pemeriksaan secara persuasif.

Baca Juga:  Danpuspomal Pimpin Sertijab Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wadan Puspomal

Danpomal menambahkan bahwa sebelum memeriksa orang lain, terlebih dahulu peserta gaktib wajib melengkapi administrasi kendaraan pribadi.

“Selama dalam proses pemeriksaan gaktib berjalan dengan tertib dan lancar. Pelanggar yang terjaring sekitar 90 terdiri dari STNK mati 25 pelanggar, SIM mati 40 pelanggar, tidak mempunyai SIM 10 pelanggar, tidak memakai helm 15 pelanggar, dan ditambah 2 personel Angkatan Darat tidak mempunyai SIM,” jelasnya.

(M. Daksan)

KOMENTAR
Share berita ini :