IMG-20191219-WA0040

Makassar, NewsMetropol – Dalam upaya mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul demi kemajuan Indonesia, Pangkalan Utama TNI AL VI (Lantamal VI) mengelar upacara peringatan hari bela negara ke-74 tahun 2019 di lapangan Arafuru Mako Lantamal VI, Kamis (19/12).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara peringatan hari bela negara tahun 2019 tersebut W.S. (Wakil Sementara) Wadan Lantamal VI Kolonel Laut (T) Dimi Trisakti S.Ak dan bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup) Kapten Marinir Umar Dalle.

Membacakan amanat Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, WS Wadan Lantamal VI mengatakan spirit bela negara diinisiasi oleh MR. Syafroedin Prawiranegara yang mendirikan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) pada tanggal 19 Desember 1945 di Bukittinggi.

Baca Juga:  Perkuat Silaturahmi, Panglima TNI Hadiri Pertemuan Purnawirawan TNI di Kemhan

Lanjutnya, pendirian PDRI itu dimaksudkan untuk membela kelangsungan hidup bangsa dan negara serta menujukkan kepada dunia bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia tetap dan akan terus eksis untuk selama-lamanya.

W.S. Wadan Lantamal VI juga menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa dan negara Indonesia semakin hari semakin berat dan beragam bentuknya.

“Sebagaiamana yang telah diingatkan oleh Bung Karno bahwa perang modern bukan sekedar perang militer, melainkan peperangan yang menyangkut seluruh aspek kehidupan masyarakat,” terangnya.

Dengan demikian kata dia, tidak hanya militer yang berperan membangun ketahanan Indonesia, tapi juga menuntut peran seluruh komponen bangsa demi kelangsungan hidup dan keutuhan NKRI.

“Semakin beragamnya ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang dihadapi bangsa ini, hanya bisa kita hadapi dengan keberagaman keahlian yang saling terkait dan mengisi. Disinilah terletak tekad kita untuk mewujudkan SDM unggul demi kemajuan Indonesia yang kita canangkan sebagai tema peringatan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang ke-74,” tegasnya.

Baca Juga:  Tinjau Kopdes Merah Putih Karangdowo, Pasiter Kodim Klaten : Pembangunan Capai 100 Persen

Lebih lanjut Irup mengatakan manusia Indonesia yang unggul adalah prasyarat utama untuk mengisi kemerdekaan sebagai modal dasar pembangunan di segala bidang.

“Kemerdekaan ini jualah yang menjadi pedoman bagi kita semua untuk melaksanakan bela negara,” jelasnya.

Turut hadir dalam upacara peringatan tersebut, Para Kadis dan Kasatker Lantamal VI.

(Jamal)

KOMENTAR
Share berita ini :