Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahaban, saat memberikan sambuta pada acara ‘Kertosari Bershalawat’.
Lumajang, NewsMetropol – Lebih dari 3000 warga memadati acara shalawat akbar bersama dengan Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahaban dan Syubbanul Muslimin dari Kabupaten Probolinggo, di Desa Kertosari Kecamatan Pasru Jembe, Lumajang, Kamis (29/8)
Kapolres mengatakan bahwa shalawat adalah kalimat puja dan puji kepada Rasullulah SAW dimana setiap kali seseorang melafadzkan 100 kali bacaan shalawat, niscaya Allah SWT akan mengabulkan 100 hajatnya.
“Yaitu 30 hajat dikabulkan di dunia dan 70 hajat akan dikabulkan di akhirat bagi orang tersebut,” ujar Arsal.
Oleh karena itu pada kesempatan tersebut Kapolres Lumajang menggugah warga untuk membumikan shalawat di Kabuapten Lumajang.
“Mari kita bumikan shalawat di Lumajang. Dengan shalawat, Insya Allah Lumajang akan jadi Kabupaten yang aman, maju, hebat, dan bermartabat. Sesuai janji Allah dengan bershalawat maka apa yang menjadi hajat masyarakat Lumajang pasti akan tercapai,” ungkap Arsal yang kini menjadi idola baru bagi warganya.
Lebih jauh Kapolres menyebutkan bahwa Lumajang memiliki potensi pariwisata yang luar biasa seperti potensi wisata alam negeri diatas awan, pendakian Gunung Semeru dan Tumpak Sewu.
Selain itu kata dia, terdapat wisata religi yakni makam Syekh Abdurrahman Assyaibani Al Baghdadi guru spritual Arya Wiraraja dan ada pula Pura Mandara Giri yang merupakan tempat suci bagi umat Hindu.
“Bahkan ada juga potensi wisata Sejarah di Situs Biting yang menceritakan tentang Kerajaan Lamajang serta awal mula berdirinya kerajaan majapahit dan bahkan dapat dikatakan Kerajaan Lamajang merupakan kerajaan Islam tertua di Pulau Jawa walaupun hal ini masih debatable. selain itu juga budaya Suku Tengger menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan. Semoga dengan terus bersholawat dan terus ikhtiar maka potensi-potensi yang kita miliki tadi dapat cepat berkembang sehingga kelak Lumajang menjadi Kabupaten yang aman, maju, hebat dan bermartabat,” terang alumni Akademi Kepolisian tahun 1998 tersebut.
Untuk diketahui kegiatan shalawat ini sangat ramai dan dihadiri ribuan syubban lover dari berbagai penjuru seperti Syubban lover Jember, Syubban lover Lumajang, Syubban lover Probolinggo dan juga para sahabat Tim Cobra serta Sahabat M.A.S.
Farhat yang merupakan Syubban lover asal Kabupaten Jember mengatakan bahwa meskipun lokasinya jauh dari rumahnya namun tak menyurutkan semangatnya datang ke acara tersebut.
“I love Syubbanul muslimin, I Love sholawat, I Love Tim Cobra. Jarak yang Jauh tidak menyurutkan niat kami untuk datang bersholawat bersama syubbanul muslimin,” ungkapnya.
Acara ‘Kertosari Bershalawat’ dengan menghadirkan Kapolres Lumajang dan Syubbanul Muslimin tersebut diprakarsai oleh Pranoto dalam rangka Walimatul ‘Ursy putranya.
(Red)
