Tampak WBP Rutan Rangkasbitung saat mengikuti pembelajaran hapalan Al-Quran, Sabtu (2/3).
Lebak, NewsMetropol – Rumah Tahanan Negara Klas 11B Rangkasbitung kembali mendapat dukungan dari pihak luar, dukungan kali ini datang dari komunitas penghapal Al-Qur’an atau sering dikenal dengan komunitas Hafidz on The street saat berkunjung ke Rutan Rangkasbitung, Sabtu (2/3).
Dalam kunjungannya Presiden Hafidz on The Street memberikan dan menyalurkan wakaf Al-Qur’an dan Iqro sebanyak 100 buku yang diterima oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Dede Uukmartalaksana didampingi Pembina Pondok Pesantren Al-Maghfiroh dan Staf Rutan Rangkasbitung.
Kasubsi Pelayanan Tahanan Dede Ukmartalaksana dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi yang setinggi-tingginya atas wakaf Al-Qur’an dan Iqro untuk kegiatan Ponpes Al-Maghfiroh.
“Atas nama organisasi kami sampaikan apresiasi dan pengahargaan setinggi-tinggi. Insyallah wakaf Al-Qur’an dan Iqro ini akan sangat bermanfaat bagi pelaksanaan pembinaan keagamaan di Rutan Rangkasbitung,” katanya.
Pihaknya juga berharap, bahwa pemberian ini akan menjadi motivasi para santri binaan untuk belajar, sehingga dari yang tidak bisa membaca menjadi bisa, kemudian dari yang sudah bisa dapat belajar mengahpal Al-Qur’an.
“Semoga nantinya dapat menciptakan para hafidz Al-Qur’an dari Ponpes Al-Maghfiroh Rutan ini,” ujar Dede sapan akrabnya.
Senada yang disampaikan Dede, Pembina Ponpes Al-Magfiroh H. Samsu menyampaikan, bahwa keberadaan Hots merupakan program lanjutan dan bisa diintegrasikan dengan program keagamaan sebelumnya,
Samsu mengatakan, bahwa setiap pekan Ponpes menggelar kegiatan tahsin yang bekerjasama dengan teman-teman One Day One Juz (ODOJ) Kabupaten Lebak, adapun terkait tahsin, pembelajaran Iqro dan tartil Al-Qur’an, maka kehadiaran Hots sangat penting sebagai lanjutan ODOJ untuk program Tahfidz dan menghafal Al-Qur’an.
“Allhamdulilah kami bisa menyalurkan wakaf Al-Quran dari Iqro serta titipan dari para donator. Semoga wakaf ini bisa bermanfaat untuk kegiatan pembinaan keagamaan di sini, terutama program tahfiz atau hapalan Al-Qur’an,” ujar President Hots Ade Zezen.
(Harun)
