Jalan Ciputer

Warga Kp. Ciputer saat bergotong royong bangun jalan dari Anggaran Dana Desa (ADD)

Lebak, Metropol – Desa Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak menggelontorkan Dana Desa (DD) sebesar Rp.67 juta untuk pembangunan jalan di Kp. Ciputer. Hal itu diungkapkan oleh warga setempat saat sedang mengerjakan pembangunan jalan, Sabtu (22/4).

Salim, salah satu Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Cibeber kepada Metropol mengatakan, pembangunan jalan Kp. Ciputer ini sepanjang 145 M dan lebar 2,5 M dengan ketebalan kurang lebih 10 Cm yang dikerjakan secara bergotongroyong oleh masyarakat setempat.

Ditempat yang sama, salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, dengan terealisasinya pembangunan jalan Kp. Ciputer ini, masyarakat merasa diantara senang atau tidak senang.

Baca Juga:  Lantik 192 Pejabat, Bupati Lebak Minta ASN Kerja Bersih dan Profesional

Menurutnya, pada dasarnya masyarakat senang atas pembangunan jalan ini, karena jalanan menjadi bagus dan transportasi mudah dilalui.

Namun, kata dia. Masyarakat ragu terhadap kelayakan kekuatan jalan, dikahwatirkan dalam waktu cepat jalan rusak kembali, sehingga untuk memperbaikinya perlu waktu yang cukup lama mengingat anggaran pembangunan bergilir yang pada akhirnya warga juga kembali susah.

Lanjutnya mengungkapkan, seharusnya komposisi jalan itu paling tidak 1:6:7. Artinya 1 sak semen + 6 ember pasir + 7 ember batu split dengan kekuatan minimal K 125.

Ditambahkannya, sedangkan komposisi yang dipakai pembangunan jalan Kp. Ciputer ini 1:15:15 yaitu 1 sak semen + 15 ember pasir + 15 ember batu split.

“Mungkin tidak kekuatan jalan ini bertahan 4 bulan? Apalagi dimusim hujan seperti ini,” katanya.

Baca Juga:  Pemkab Pekalongan Peringati May Day 2026, Perkuat Sinergi Tripartit Buruh, Pengusaha dan Pemerintah

Dia juga memohon kepada pemerintah, sebaiknya memiliki standarisasi kekuatan pembangunan yang layak. Sehingga tidak menghamburkan uang negara, karena sekarang ini banyak berbagai modus dalam mensiasati anggaran.

“Kalau jalan yang baru dibangun itu cepat rusak, nanti anggaran lagi – anggaran lagi. Apa tidak merugi negara?” singgungnya.

(Dicky/Firman) 

KOMENTAR
Share berita ini :