Warga Balaesang Antusias Sambut Kedatangan KRI Ahmad Yani 531

Warga saat menyambut kedatangan KRI Ahmad Yani-531 di Pesisir Pantai Desa Pamalulu Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Donggala, NewsMetropol – Segenap warga Kecamatan Balaesang antusias menyambut kedatangan KRI-531 di wilayahnya, Jum’at (12/10).

Pasalnya, kedatangan KRI yang membawa sejumlah bantuan itu seakan menjadi oase di padang pasir pasca wilayah itu terisolasi berhari-hari akibat bencana gempa bumi.

Tak urung Camat Balaesang bersama 8 Kepala Desanya serta warga terlihat menyambut kedatangan KRI Ahmad Yani-531 di Pesisir Pantai Desa Pamalulu Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Sebagaimana diketahui, Kecamatan Balaesang ini adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Donggala yang tidak kena dampak bencana tsunami akan tetapi terkena dampak gempa yang mengakibatkan desa-desa di kecamatan tersebut terisolir karena terputusnya jalan utama dari ibu kota kabupaten menuju desa-desa dan kecamatan.

Baca Juga:  Panglima TNI Sambut Kepulangan Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-V MONUSCO

Banyak jalan yang tertimbun longsor, jembatan terputus dan rumah warga banyak yang roboh dan rusak berat dan sementara warga di Kecamatan Balaesang ini mendirikan tenda-tenda darurat di lapangan atau jalan raya.

“Warga yang tinggal di Kecamatan Balaesang, mereka baru mendapatkan bantuan logistik pasca bencana gempa setelah mendapatkan bantuan lewat jalur laut yang diangkut KRI Ahmad Yani,” jelas Camat Balaesang Mas’udin, Spd.

Lanjutnya, usai melaksanakan debarkasi barang bantuan di Posyandu Desa Pamalulu kemudian pendistribusian dilanjutkan kepada 8 desa di sekitar Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala.

“Kedelapan desa yang terkena dampak gempa terparah itu adalah Desa Palau, Desa Pamalulu, Desa Manimbaya, Desa Ketong, Desa Kamonji, Desa Rano, Desa Malei dan Desa Walandano,” tambah Mas’udin.

Baca Juga:  Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi

(M. Daksan)

KOMENTAR
Share berita ini :